Indragiri Hilir

Deklarasi Anti Hoax dan Pilkada Damai di Inhil, Kapolda Riau Berpesan Ini pada Masyarakat

Kapolda Riau Irjen Drs Nandang, MH hadir di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendeklarasikan anti hoax, anti radikalisme dan Pilkada Damai

Deklarasi Anti Hoax dan Pilkada Damai di Inhil, Kapolda Riau Berpesan Ini pada Masyarakat
Tribun Pekanbaru/Fadhli
Kapolda Riau Irjen Drs Nandang, MH saat mengikuti deklarasi anti hoax, anti radikalisme dan Pilkada Damai yang pembacaannya di pimpin tokoh masyarakat Inhil H. Zaini Awang. 

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Kapolda Riau Irjen Drs Nandang, MH hadir di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendeklarasikan anti hoax, anti radikalisme dan Pilkada Damai bersama masyarakat Kabupaten Inhil.

Dalam rangka safari ramadhannya ini, Kapolda Riau hadir bersama Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Sonny Aprianto SE, MM dan Kabinda Provinsi Riau Marsma TNI Rakhman Haryari, SA, MBA, M.Sc, Nss.

Baca: Rutan Dumai Usulkan 306 Narapidana Dapat Remisi Pada Idul Fitri 2018

Dalam sambutannya dihadapan masyarakat Inhil, Kapolda menuturkan, deklarasi yang dilakukan ini merupakan sebuah perwujudan rasa cinta masyarakat terharap keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karena negara mau baik atau tidaknya tergantung kita, tidak ada yang menolong kita selain kita, karena hoax itu yang mengganggu bangsa,” ujar Kapolda Riau.

Baca: Pemprov Riau Mulai Cairkan Bankeu, 3 Kabupaten Ini Diminta Segera Masukkan Dokumen

Selain poin deklarasi di atas, menurut Kapolda Riau, satu yang hal yang sangat penting adalah toleransi.

Kapolda menjelaskan, toleransi merupakan sesuatu yang tidak perlu dipertanyakan dan diperdebatkan lagi, karena dalam konteks kehidupan sosial toleransi menjadi pemandangan sehari – hari.

Baca: Pencabulan Anak Terungkap Setelah Foto-fotonya Tersebar di Media Sosial

“Kenapa tidak perlu pertanyakan lagi, karena di dalam alquran disebutkan kita dilahirkan dalam berbagai suku bangsa, agama dan berbagai macam etnis. Maka saling mengenal dalam berbagai macam tugas yang harus kita lakukan sebagai makhluk sosial akan timbul saling mengetahui di mana kekurangan dan kelebihan, yang kurang mengakui kekurangan yang lebih bisa memberi ke yang kurang,” tutur Kapolda.

Baca: Komunitas Social Corner Tawarkan Tukar Sampah dengan Sembako

Oleh karena itu, Mantan Wakapolres Inhil ini mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Inhil untuk memelihara dan menjaga toleransi.

“Kita jaga, masing - masing orang memiliki adat dan budaya yang berbeda, tapi perilaku yang tidak perlu jangan dibawa terus.

Bermacan – macam suku bangsa, seperti sudah ada disini menjadi orang tembilahan, makan dan minum tinggal disini berarti orang tembilahan, dimana langit dipijak disitu langit dijunjung,” pesan Kapolda.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help