Mudik 2018

Peran Asuransi Ciptakan Mudik Aman, JAGADIRI Siapkan Tiga Produk

Program yang dihadirkan menyambut momen lebaran tersebut bisa diperoleh dengan cepat, mudah secara online dan tanpa beban.

Peran Asuransi Ciptakan Mudik Aman, JAGADIRI Siapkan Tiga Produk
istimewa
Chief Operating Officer PT Central Asia Financial (CAF) Dessy Kusumayati, Chief Marketing Officer PT CAF Yuda Wirawan, Komisaris Independen PT CAF Theodorus Wiryawan dan CEO PT Mikabel Surya Asia (WE+) Fifi Henirawati Hoo saat Media Discussion Asuransi JAGADIRI dengan tema ''Peran Asuransi Ciptakan Mudik Aman'' di Jakarta, Kamis 7 Juni 2018. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Momen Lebaran di Indonesia tidak hanya melahirkan fenomena mudik, tetapi juga menciptakan pola ekonomi tersendiri. Menjelang libur lebaran, sebagian besar alokasi dana dipergunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Berdasarkan survey dari aplikasi Jakpat di 2017, 62% masyarakat membelanjakan THR-nya untuk membeli pakaian baru, selebihnya dihabiskan guna keperluan biaya mudik, gadget, liburan dan membayar hutang/cicilan. Sayangnya dari sekian alokasi dana THR, tidak ada yang menggunakan untuk perlindungan jiwanya selama libur lebaran.

Padahal libur lebaran tidak luput dari berbagai risiko, baik kecelakaan lalu lintas maupun terserang penyakit. Menurut data Korlantas POLRI 2017, terdapat 3.168 kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 742 orang. Dari sisi kesehatan, penyakit yang paling sering diderita paska lebaran salah satunya adalah typhus (demam thypoid). Selain itu, momen libur lebaran juga kerap dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk berlibur ke luar negeri, seperti Singapura yang rentan terkena risiko penyebaran virus seperti ZIKA. Dari sisi keuangan, momen lebaran ternyata juga meningkatkan jumlah transaksi keuangan non bank.

JAGADIRI sebagai salah satu penyedia jasa asuransi jiwa, turut mendukung program sosialisasi mudik aman berasuransi lewat program yang cocok bagi para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.

Program yang dihadirkan menyambut momen lebaran tersebut antara lain Jaga Liburan, Jaga Sehat Tropis, dan Jaga Aman Instan. Program ini bisa diperoleh dengan cepat, mudah secara online dan tanpa beban. 

Komisaris Independen PT CAF, Theodorus Wiryawan mengatakan, menghimbau masyarakat pada saat ini untuk tidak lupa agar mudik terasa aman untuk berasuransi mengingat risiko yang bisa muncul saat mudik lebaran.

Di sisi lain, inovasi untuk memaksimalkan penetrasi asuransi juga dibutuhkan oleh pelaku industri asuransi terutama bagaimana memanfaatkan channel digital, agar lebih cepat dan luas menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat Indonesia cenderung tidak memprioritaskan perlindungan jiwa karena mahal dan rumit prosesnya. Mereka menganggap asuransi sebagai kebutuhan kesekian yang bisa ditunda, sementara banyak sekali risiko yang dihadapi setiap harinya.

Terutama saat momen mudik dan lebaran kali ini. Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergi dari semua pihak terkait untuk edukasi sekaligus membuat asuransi lebih mudah diterima masyarakat. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga diperlukan oleh pelaku industri asuransi untuk mempermudah akses bagi konsumen,”

“JAGADIRI sebagai salah satu pelaku di industri asuransi jiwa mendukung program Mudik Aman Berasuransi. JAGADIRI ingin turut berkontribusi dalam menyukseskan Mudik Aman Berasuransi serta meningkatkan penetrasi asuransi kepada masyarakat,” ujar Wiryawan.

Halaman
12
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help