Kampar

Bagi Anda yang Mudik Lewat Jalur Barat Sebaiknya Baca Buku Panduan dari Polres Kampar

Kepolisian Resor Kampar menerbitkan buku panduan libur Lebaran. Buku ini dikemas dalam bentuk hardcopy dan softcopy.

Bagi Anda yang Mudik Lewat Jalur Barat Sebaiknya Baca Buku Panduan dari Polres Kampar
ist
Buku panduan jalur lintas barat, wilayah hukum Polres Kampar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepolisian Resor Kampar menerbitkan buku panduan libur Lebaran. Buku ini dikemas dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Buku ini menyajikan berbagai informasi yang penting bagi masyarakat.

Buku seteball 19 halaman ini bisa didapatkan di Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri di jalur mudik lintas Riau-Sumatera Barat. Pihak Polres juga menyebarnya dalam format pdf melalui aplikasi perpesanan.

Baca: Alamak, Ternyata 7 Profesi ini Paling Diminati Psikopat

Dalam buku ini tersaji peta Kabupaten Kampar. Lembar berikutnya ada peta lokasi Pos Pengamanan. Kemudian peta lokasi rawan longsor dan jalur alternatif jika terjadi longsor.

Di samping itu, ada informasi titik rawan macet dan jalur alternatif yang dapat dilalui jika terjadi kemacetan. Polres melalui Satuan Lalu Lintas bahkan menyajikan peta lokasi rawan kecelakaan.

Baca: Golkar Tidak Terganggu dengan Hijrahnya Titiek Soeharto ke Partai Berkarya

Pada buku ini juga ada informasi lokasi Rumah Sakit dan Puskesmas. Lokasi bengkel dan SPBU pun dimuat. Kemudian lokasi Masjid, Rumah Makan atau Restoran, Terminal sampai objek-objek wisata.

Di halaman terakhir, terdapat beberapa nomor telepon penting. Bahkan do'a-do'a sampai beberapa pesan Kamtibmas serta pesan Kepala Polri kepada pemudik.

Kepolisian Resor Kampar merilis dua titik rawan longsor di jalur mudik sepanjang Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat. Keduanya berada di wilayah Kecamatan XIII Koto Kampar.

Satu titik di Desa Tanjung Alai yang berjarak 65,7 kilometer dari perbatasan Pekanbaru-Kampar atau 39 menit dari Bangkinang Kota. Potensi longsor terpapar di sepanjang tiga kilometer yakni, Kilometer 79, 80 dan 81 Jalan Lintas Riau-Sumbar.

Titik lainnya di Kilometer 109 Desa Tanjung Alai. Berjarak 80 kilometer dari perbatasan Pekanbaru-Kampar atau 50 menit dari Bangkinang Kota.

Pemudik bisa melewati jalur alternatif jika terjadi longsor. Kendaraan dari arah Sumbar dialihkan di Kilometer 100 masuk ke Desa Pulau Godang Kecamatan XIII Koto Kampar dan tembus di Desa Silam Kecamatan Kuok.

Kendaraan ke arah Pekanbaru kembali ke jalan nasional Lintas Riau-Sumbar di pertigaan Simpang Rantau Berangin. Sebaliknya dari arah Pekanbaru, masuk ke jalur alternatif di Simpang Rantau Berangin dan keluar di Simpang Pulau Godang. ‎Jalur alternatif ini sepanjang lebih kurang 8 kilometer. ‎ (*)

Penulis: nando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help