Kampar

Pencairan Daring Dikeluhkan, BPKAD Kampar: Daerah Lain Pencairan Tunai Sudah Nol Persen

Edward juga menanggapi pemotongan di OPD yang tidak bisa lagi dilakukan dengan sistem non-tunai. .

Pencairan Daring Dikeluhkan, BPKAD Kampar: Daerah Lain Pencairan Tunai Sudah Nol Persen
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nando

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kampar, Edward menanggapi santai keluhan terhadap sistem pencairan daring, e-payment dan non-tunai.

Menurut dia, sistem ini sudah semestinya diberlakukan.

"Biasa aja itu. Nggak perlu dikeluhkan. Memang sudah mestinya diberlakukan," ujar Edward, Senin (11/6/2018).

Ia mengatakan, sistem ini mempunyai konsekuensi yang mesti diterima.

Baca: Sistem Pencairan Daring Jadi Perbincangan, ASN Tak Bisa Lagi Lakukan Pemotongan 

Baca: Pemkab Surati Bea Cukai Minta Kelonggaran Minuman Kaleng Malaysia di Kepulauan Meranti

Konsekuensi itu menghilangkan kebiasaan tidak baik.

Edward juga menanggapi pemotongan di OPD yang tidak bisa lagi dilakukan dengan sistem non-tunai. .

"Bayar ajalah. Ngapain pula dipotong-potong uang pegawai itu," katanya.

Edward mengatakan, Kampar justru masih lebih longgar menerapkan sistem non-tunai.

Tiap OPD masih dapat melakukan pencairan tunai maksimal Rp. 10 juta per hari.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved