Padang

Ombudsman RI Perwakilan Padang Lakukan Pengawasan Pelayanan Publik Selama Lebaran

Ombudsman RI perwakilan Padang akan melakukan pengawasan pada pelayanan publik selama lebaran

Ombudsman RI Perwakilan Padang Lakukan Pengawasan Pelayanan Publik Selama Lebaran
.
Logo Ombudsman RI 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PEKANBARU- Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat yang mempunyai wewenang untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan Publik, membuka hotline pengaduan selama masa libur lebaran atau Idul Fitri 1439 Hijriah.

Hal itu dilakukan, karena libur lebaran yang lumayan panjang selama 10 hari kerja, berpotensi bakal kurangnya kualitas pelayanan publik, atau bahkan tidak ada pelayanan sama sekali.

Baca: Bagi yang Liburan ke Pessel, Inilah 3 Objek Wisata Nan Rancak Bisa Anda Nikmati

Plt Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat, Adel Wahidi mengatakan, hotline pengaduan ini dibuka, karena intruksi dari Ketua Ombudsman RI yang dilakukan selama libur lebaran.

"Dalam memo khususnya, Ketua Ombudsman RI memerintahkan seluruh perwakilan Ombudsman disetiap provinsi melakukan pengawasan terhadap unit layanan publik yang rawan masalah," kata del kepada tribupadang.com, Selasa (12/6/2018).

Baca: H-3 Lebaran, Arus Mudik di Jalur Lintas Barat Menuju Kampar dan Sumbar Masih Ramai Lancar

Pengawasan layanan publik dimasa cuti lebaran ini, lanjutnya, akan difokuskan dibeberapa kota dan kabupaten di Sumatera Barat, dan yang dfokuskan itu adalah layanan yang tak boleh libur kendati cuti panjang.

"Sebut saja, pos pelayan pengamanan lebaran, layanan rumah sakit atau kesehatan, transportasi publik, layanan darurat seperti pemadam kebakaran, dan lain-lain," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, Yunesa Rahman, menambahkan bahwa masyarakat, bisa menyampaikan keluhannya ke nomor hotline pengaduan, yaitu 081374227866.

Baca: Kesal, Mau Mudik Calon Penumpang Diresahkan Pungli di Pelabuhan Pelindo I Tembilahan

"Selain itu, kami berharap juga peran dari stakeholder lainnya dalan pengawasan unit layanan publik selama cuti panjang ini, sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan selama cuti lebaran ini," harapnya.

Sebelumnya diketahui pemerintah menambah tiga hari cuti bersama untuk libur lebaran 2018 yang jatuh pada 14-15 Juni 2018. Dengan demikian, libur lebaran 2018 akan dimulai pada 11 Juni dan berakhir pada 19 Juni 2018.

Baca: Hati-hati! Ternyata Orang yang Kesepian Lebih Mungkin Terkena Penyakit Jantung

Kebijakan itu membuat cuti libur Lebaran tahun 2018 menjadi 10 hari. Bahkan, bisa bertambah menjadi 12 hari karena tanggal 9-10 Juni 2018 merupakan hari libur yakni, Sabtu dan Minggu.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help