Warga Kesal Jalan Alternatif Dampak Pembangunan Fly Over Tak Kunjung Diperbaiki

Buktinya, hingga H-2, jalur yang ditetapkan sebagai jalur alternatif, tak kunjung diperbaiki Dinas PU Pekanbaru.

Warga Kesal Jalan Alternatif Dampak Pembangunan Fly Over Tak Kunjung Diperbaiki
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Pekerja sedang mengerjakan pembangunan fly over di kawasan simpang Mal Ska Pekanbaru, Rabu (30/5/2018). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Harapan masyarakat beberapa jalan alternatif diperbaiki Pemko Pekanbaru, akibat dampak pembangunan fly over Simpang SKA dan Arengka Pekanbaru, tampaknya tak berjalan sesuai keinginan.

Buktinya, hingga H-2, jalur yang ditetapkan sebagai jalur alternatif, tak kunjung diperbaiki Dinas PU Pekanbaru.

Kondisi ini tentunya dikeluhkan masyarakat. Seperti halnya Jalan Delima, Jalan Paus, Rajawali dan sebagainya.

"Harapan kita kan sebelum Lebaran sudah diperbaiki. Ternyata tidak juga. Kita minta dievaluasi lah Dinas PU ini," papar Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd, kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (12/6/2018).

Baca: Walikota Dumai Ajak Anak Muda Kreatif Sambil Lestarikan Festival Lampu Colok

Menurut Politisi PDI-P ini, tidak diperbaikinya jalur alternatif tersebut, menandakan tidak seriusnya Pemko dalam hal merealisasikan aspirasi masyarakat.

Padahal, jalan merupakan kebutuhan penting masyarakat.

"Termasuk juga jalan-jalan lainnya. Kan sudah dianggarkan di APBD. Kenapa tidak dikerjakan. Makanya ke depan, kita akan evaluasi OPD terkait, apa masalahnya hingga Juni ini tidak ada perbaikan jalan yang ada di Kota Pekanbaru," tegasnya.

Perbaikan beberapa ruas jalan yang kondisinya rusak parah di Kota Pekanbaru, hingga kini belum dikerjakan.

Baca: Gara-gara Rebutan Lahan, Ibu Penjual Minuman Es dan Juru Parkir Berkelahi

Entah apa alasan Dinas PUPR Pekanbaru, belum mengerjakannya, pihak DPRD Pekanbaru tidak mengetahui pasti.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help