Kepulauan Mentawai

Gempa 5,9 SR Guncang Kepulauan Mentawai, Terjadi 3 Kali di Lokasi Berbeda

Gempa pertama kekuatan 5,9 SR, terjadi dikedalaman 41 kilometer, dan berada pada tiik 105 kilometer arah Barat Daya Kepulauan Mentawai.

Gempa 5,9 SR Guncang Kepulauan Mentawai, Terjadi 3 Kali di Lokasi Berbeda
earthquake.usgs.gov
Gempa Teknonik melanda Kepulauan Mentawai sejak Rabu (13/6/2018) pagi. Setidaknya ada 3 kali gempa besar di lokasi berbeda 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Gempa Tektonik yang terjadi sebanyak tiga kali kembali mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumbar, Rabu (13/6/2018) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Meski tak ada kerusakan, namun gempa dengan kekuatan dikisaran 5 Skala Richter (SR) yang pertama kali terjadi pada pukul 06:08:30 WIB itu, dirasakan cukup kuat oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya bmkg.go.id menulis bahwa gempa pertama dengan kekuatan 5,9 SR, terjadi dikedalaman 41 kilometer, dan berada pada tiik 105 kilometer arah Barat Daya Kepulauan Mentawai.

Kemudian gempa kedua dengan kekuatan 5.5 SR, terjadi pukul 06:46:11 WIB.

Baca: 3 Objek Wisata Pesisir Selatan yang Tak Bisa Dilewatkan Saat Mudik

Baca: Mudik ke Pariaman? Jangan Lupa Kunjungi 7 Atraksi Wisata Unggulan Lebaran Ini

Baca: Jalur Alternatif Pekanbaru-Padang, Hindari Macet Simpang Piladang-Silaiang

Lokasinya berjarak 3 kilometer dari lokasi gempa pertama, yaitu berada di 2.01 Lintang Selatan (LS) 98.64 Bujur Timur (BT), atau 102 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan gempa ketiga, terjadi pada pukul  09:07:55 WIB dengan lokasi 2.0598 LS, 575.610 BT, atau 110 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai dengan kedalaman gempa 10 kilometer.

Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Sumbar, Jasman Rizal memastikan bahwa tak ada kerusakan yang terjadi, meski Kabupaten Kepulauan Mentawai diguncang gempa berkuatan sekitar 5 SR secara berturut-turut sebanyak tiga kali.

"Tadi BPBD Sumbar kami lakukan pemantauan via telepon ke wilayah Siberut Barat Daya. Alhamdulillah, tidak ada dampak yang terjadi. Masyarakat masih beraktivitas seperti biasa. Namun begitu, kami mengimbau agar masyarakat selalu siaga dan tidak panik," ujarnya.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help