Kemenkeu Ingatkan Penyaluran Dana Desa Jangan Terlambat

Pemerintah Desa diingatkan batas waktu pengajuan persyaratan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa, agar jangan sampai terlambat.

Kemenkeu Ingatkan Penyaluran Dana Desa Jangan Terlambat
ist
Alokasi Dana Desa 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Di tengah euforia liburan lebaran Idul Fitri yang relatif cukup panjang, pemerintah daerah dan pemerintah Desa diingatkan batas waktu pengajuan persyaratan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa, agar jangan sampai terlambat. Karena batas pengajuan 25 Juni 2018.

Kepala Bidang PPA II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau Kementerian Keuangan Zaenal Abidin mengatakan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya akibat keterlambatan akan menyebabkan tidak dibayarnya kegiatan-kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan yang pada gilirannya akan merugikan pemerintah daerah dan masyarakat desa itu sendiri.

Baca: BREAKING NEWS: Sehari Sebelum Piala Dunia 2018, Spanyol Pecat Julen Lopetegui

Sejak tahun 2017 penyaluran DAK Fisik ke Pemerintah Daerah dan penyaluran Dana Desa ke Desa dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Sebelumnya penyaluran tersebut dilaksanakan secara terpusat dari Kementerian Keuangan di Jakarta melalui KPPN Jakarta II.

Menurut Zainal Penyaluran DAK Fisik Tahun 2018 dilaksanakan melalui tiga tahap, Tahap I sebesar 25 % dari pagu DAK Fisik, Tahap II 45%, Tahap III sebesar selisih antara jumlah dana yang telah disalurkan sampai dengan triwulan II dengan nilai rencana penyelesaian kegiatan.

"Masing-masing tahap mempunyai jangka waktu dan persyaratan penyaluran yang berbeda-beda, tahap I misalnya harus tersalur paling cepat bulan Februari dan paling lambat bulan Juli tahun berjalan, tahap II paling cepat bulan April dan paling lambat bulan Oktober, Tahap III paling cepat bulan September dan paling lambat bulan Desember, "ujarnya.

Baca: Kapal Tenggelam di Makasar, 13 Penumpang Tewas

Sementara penyaluran Dana Desa juga dilaksanakan dalam tiga tahap, Tahap I sebesar 20% dari pagu Dana Desa, Tahap II sebesar 40%, Tahap III sebesar 40%.

"Masing-masing tahap mempunyai jangka waktu dan persyaratan penyaluran yang berbeda-beda, tahap I misalnya harus tersalur paling cepat bulan Januari dan paling lambat bulan Minggu ke III bulan Juni, tahap II paling cepat bulan Maret dan paling lambat minggu keempat bulan Juni, Tahap III paling cepat Juli dan paling lambat bulan Desember, "jelas Zainal.

Untuk realisasi penyaluran DAK Fisik Tahap I TA 2018 di Wilayah Provinsi Riau sampai awal Juni 2018 masih sangat rendah ( 5,73%). Baru terdapat 6 kabupaten/kota yang mencairkan DAK Fisik tahap I, masih terdapat 7 kab/kota lagi yang belum mencairkan.

"Sedangkan realisasi penyaluran Dana Desa baru mencapai ( 30%). Baru 3 kabupaten dari 10 kabupaten yang mencairkan dana desa tahap II. Masih terdapat 7 kabupaten lagi yang belum mencairkan dana desa tahap II, "ujar Zainal.

Halaman
12
Penulis: Nasyuha
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help