Lagi, Seratusan Ikan Mati di Sungai Kerumutan, DLH Turunkan Tim

Fenomena ikan mati mendadak kembali terjadi di Sungai Kerumutan, Desa Tambun Kecamatan Bandar Petalangan.

Lagi, Seratusan Ikan Mati di Sungai Kerumutan, DLH Turunkan Tim
tribunpekanbaru/johanes
Ikan mengapung di atas Sungai Kerumutan pada Rabu (21/2/2018) lalu. Ikan-ikan itu mati mendadak 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, BANDAR PETALANGAN -  Fenomena ikan mati mendadak kembali terjadi di Sungai Kerumutan yang terletak di Desa Tambun Kecamatan Bandar Petalangan, Selasa (12/6/2018) lalu.

Hal ini sudah terjadi berkal-kali dalam tahun ini.

Warga menemukan seratusan ekor ikan berbagai jenis mengapung diatas air dengan ukuran berbeda. Ikan-ikan tersebut mendadak mati tanpa diketahui pasti penyebabnya.

Baca: Mau Mudik, Ikuti Saran dari Polres Rohul Ini Agar Aman di Perjalanan Juga Rumah yang Ditinggalkan

Tentu fenomena itu mengejutkan masyarakat desa yang sedang mencari ikan.

"Padahal ngak ada hujan turun, selama ini kemarau aja. Kok ikan bisa mati," jelas seorang warga Desa Tambun yang tak mau namanya ditulis, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (13/6/2018).

Kejadian sebelumnya, ikan mati setelah hujan deras turun.

Alhasil warga mengambil kesimpulan bahwa kematian ikan diduga akibat tercemar limbah.

Baca: Ribuan Warga Pekanbaru Akan Ramaikan Pawai Takbir Besok Malam, Catat Rutenya

Namun kali ini belum bisa diduga penyebab utama ikan tersebut mengapung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan, Samsul Anwar, saat dikonfirmasi tribunpelalawan.com, membenarkan informasi tersebut.

Pihaknya mendapat kabar dari warga pada Selasa (12/6/201) siang lalu.

"Anggota langsung saya suruh turun hari ini ke lokasi. Mereka sudah berangkat tadi pagi," ujar Samsul Anwar.

Pihaknya belum bisa memprediksi apa penyebab ikan mati mendadak sebelum melakukan pengecekan ke lapangan. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help