Menyayat Hati, "Ayah, Mataku, Aku Tak Bisa Melihat!", Ayah Gendong Anaknya yang Meronta

Sebuah pemandangan menyayat hati tersaji ketika seorang pria Suriah berusaha menenangkan putranya yang terbangun

Menyayat Hati,
Tribunnews
Bocah Bersedih 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Sebuah pemandangan menyayat hati tersaji ketika seorang pria Suriah berusaha menenangkan putranya yang terbangun untuk pertama kali setelah terluka akibat sebuah serangan udara.

Namun, terbangunnya sang putra menjadi peristiwa menyenangkan sekaligus menyedihkan bagi pria tersebut.

Sebab, anak berusia 10 tahun itu terbangun dalam kondisi buta.

Baca: Mendekati Lebaran, Penumpang di Terminal BRPS Pekanbaru Cenderung Turun

"Ayah, mata saya, saya tak bisa melihat," kata anak sambil menangis dalam pelukan ayahnya.

Peristiwa menyedihkan itu diabadikan dalam sebuah video yang direkam melalui telepon genggam.

Foto yang diambil dari video ini memperlihatkan seorang pria Suriah mencoba menenangkan putranya yang terbangun dalam kondisi tak bisa melihat setelah terluka akibat sebuah serangan udara.
Foto yang diambil dari video ini memperlihatkan seorang pria Suriah mencoba menenangkan putranya yang terbangun dalam kondisi tak bisa melihat setelah terluka akibat sebuah serangan udara. ((YouTube))

Dalam video itu terlihat, mata dan kedua tangan anak itu masih dibalut perban setelah terluka dalam sebuah serangan udara. Dalam pelukan sang ayah, anak itu terus menjerit dan menendang.

Pria tersebut berusaha semampunya untuk menenangkan anaknya.

Baca: Pulang Merantau Wanita Ini Justru Dapati Kabar Jika ia Sudah Meninggal, Kok Bisa . . .

Dia lalu kembali membaringkan sang putra di ranjang rumah sakit sambil terus mengusap wajah anak terkasihnya itu. Tidak diketahui tempat dan waktu video itu direkam.

Namun, video tersebut diunggah ke YouTube pada 11 Juni 2018. Perang saudara Suriah pecah tujuh tahun lalu dan hingga kini belum terlihat tanda-tanda akan berakhir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Ayah, Mataku, Aku Tak Bisa Melihat!"", https://internasional.kompas.com/read/2018/06/13/17361411/ayah-mataku-aku-tak-bisa-melihat.

Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help