Mudik 2018

Pemudik Harap Berhati-hati, Inilah Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan di Inhil

Dishub Kabupaten Inhil mencatat terdapat total sebanyak 11 titik rawan kecelakaan di wilayah jalur mudik di Kabupaten Inhil.

Pemudik Harap Berhati-hati, Inilah Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan di Inhil
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com,  T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Setelah melakukan pemetaan terhadap titik rawan kecelakaan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Inhil mencatat terdapat total sebanyak 11 titik rawan kecelakaan di wilayah jalur mudik di Kabupaten Inhil.

Sekretaris Dishub Inhil, Nawawi menuturkan, pihaknya bersama pihak terkait telah berhasil memetakan titik rawan tersebut, oleh karena itu Nawawi mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melintasi 11 jalur tersebut.

“Kita minta kepada pengendara agar lebih berhati-hati. Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Inhil didominasi oleh kerusakan jalan dan opret jembatan,” ujar Nawawi di pada Tribuntembilahan.com belum lama ini.

Baca: 5 Pesepak Bola yang Memiliki Nama Paling Susah untuk Disebut, No 4 Bikin Lidah Patah

Sebanyak 11 titik rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai pengendara tersebut antara lain, ruas jalan antara Parit 7-8 Tembilahan Hulu karena masih dalam perbaikan, ruas jalan RT.6 RW 6 Pulau Palas dalam kondisi rusak sepanjang kurang lebih 10 meter dan opret jembatan parit Pulau Palas yang saat ini masih dalam proses perbaikan.

Selain itu, kerusakan juga terdapat di Parit Bulan Mengambang Desa Sungai Gantang opret jembatan dalam keadaan rusak, Ruas Jalan Parit Sungai Sejuk Desa Sungai Gantang dalam kondisi rusak dan bergelombang, Parit Ijab RW.1 RT.1 Desa Kempas Jaya opret jembatan rusak, parit 3 Pekan Tua kondisi Jalan rusak dan bergelombang, serta Parit 14 RW.8 Kempas Jaya kondisi Jalan rusak lebar 10 meter dari jembatan.

Baca: Dinkes Inhil Siagakan 345 Tenaga Kesehatan Pada Musim Mudik 2018

Terakhir, Parit Ijab RW.1 RT.1 Kempas Jaya opret jembatan rusak naik dan turun jembatan, ruas Jalan rusak mulai dari Simpang Ara sampai Kota Baru Keritang, dan terakhir ruas Jalan Km 8-Desa Sungai Akar menuju Simpang Granit dalam keadaan rusak.

Berikutnya, untuk daerah rawan kemacetan, menurut Nawawi mayoritas masih tersebar di sejumlah titik di Kota Tembilahan.

“Untuk lokasi padat dan rawan kemacetan, Dishub telah membentuk tim bersama pihak kepolisian dan instansi terkait,” tutur Nawawi.

Baca: Polresta Pekanbaru Kerahkan 285 Personel Amankan Perayaan Malam Takbiran

Lebih lanjut Nawawi menuturkan, tidsk hanya di wilayah darat saja, untuk wilayah laut Nawawi mengaku telah mengintruksikan setiap UPT di Kecamatan agar turut mempertebal pengawasan demi terciptanya kondisi aman dan nyaman.

“Dengan adanya pemetaan ini, kita bersama pihak kepolisian dan tim lainnya akan lebih memaksimalkan pengamanan terutama di lokasi-lokasi rawan kecelakaan dan kemacetan,” tuturnya.

Terakhir Nawawi memperkirakan, puncak arus mudik Lebaran 2018 tidak terjadi secara signifikan, mengingat waktu cuti bersama lebaran 2018 cukup panjang. (*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help