Bengkalis

Cuaca di Laut Ekstrim, Kasat Polair Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Melaut

"Cuaca ekstrim akhir akhir ini terjadi, nelayan kita terkadang sebagian nelayan tetap melaut untuk mencari nafkah. Melaut

Cuaca di Laut Ekstrim, Kasat Polair Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Melaut
istimewa
Speedboat yang karam akibat dihantam Ombak Bono di Sungai Kampar Kecamatan Teluk Meranti, Rabu (30/11), mengangkut penumpang sebanyak 20 orang. Dua orang diantaranya ditemukan tewas dan dua lagi masih hilang. Anggota Satpol Air Polres Pelalawan dan Polsek Teluk Meranti serta setempat berupaya melakukan pertolongan. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Kasatpolair Polres Bengkalis AKP Yudhi Franata, SIK meminta para nelayan di Bengkalis memperhatikan keselamatan mereka saat melaut. Hal ini dikarenakan beberapa waktu terakhir ini kondisi cuaca ekstrim terjadi di perairan Bengkalis.

"Cuaca ekstrim akhir akhir ini terjadi, nelayan kita terkadang sebagian nelayan tetap melaut untuk mencari nafkah. Melaut dengan cuaca yang ekstrim,resikonya juga sangat besar sehingga dapat membahayakan keselamatan nelayan," terang Kasat Polair, Kamis (14/6) sore.

Untuk itu Kasat Polair menghimbau Semua nelayan yang pergi melaut untuk tetap memperhatikan Keselamatan jiwa. Nelayan yang pergi melaut dapat membawa alat-alat keselamatan, termasuk juga alat komunikasi, sehingga jika terjadi sesuatu di laut dapat langsung memberikan kabar.

Baca: Salat Ied Kota Bengkalis Akan di Pusatkan di Lapangan Tugu

Baca: Polres Inhil Lakukan Pengalihan Arus Lalin saat Malam Takbiran, Ini Ruas Jalan yang Ditutup

"Selain itu himbauan dari BMKG juga perlu diperhatikan, jangan sampai tidak mengetahui kondisi cuaca saat melaut. Selain itu jaket pengaman dan sebagainya juga harus dibawa dan dipaka,jangan merasa laut sebagai habitat jadi menyampingkan faktor keselamatan nelayan," pungkasnya.

Untuk itu pihaknya berharap bantuan yang diberikan Sat Pol Air Polres Bengkalis berupa life jacket beberapa waktu lalu hendaknya dimanfaatkan dengan sebenar. Guna untuk menunjang operasional melaut.

"Kitq minta nelayan manfaatkan life jacket tersebut , jangan sampai setelah diberikan malah dijual nantinya. Kita harapkan tidak terjadi begitu, karena yang kita berikan ini untuk membantu nelayan dalam mencari nafkah." pungkasnya.

Menurut Yudhi, selain Nelaya para pengguna dan pengusaha transportasi laut juga harus memperhatikan banyak hal terkait keselamatan dalam melaut. Diantaranya terkait apabila cuaca tidak memungkinkan atau kondisi kapal sudah melebihi kapasitas sebaiknya lakukan penundaan keberangkatan.

Baca: Pemecatan Julen Lopetegui Janggal, Sejumlah Pemain Spanyol Berontak

Kemudian perlu juga memperhatikan kondisi dan kesiapan kapal harus memenuhi kelayakan untuk berlayar. "Setiap kapal juga wajib menyediakan life jaket untuk penumpang dan awak kapal gunakan saat situasi darurat," tambahnya.

Terakhir Kasatlantas juga menghimbau agar penumpang tetap tenang saat situasi darurat. Serta ikutu petunjuj nakhoda dan awak kapal untuk keselamatan bersama.(sir)

Foto : Satpolair Polres Bengkalis saat memberikan bantuan life jaket kepada nelayan Bengkalis

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help