Pilgub Riau 2018

Polmark Rilis Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Pasangan Calon Pilkada Riau

Selain popularitas, Polmark juga melakukan survey kesukaan masyarakat akan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

Polmark Rilis Hasil Survei Popularitas dan Elektabilitas Pasangan Calon Pilkada Riau
Tribun Pekanbaru/ Ilham Yafiz
Konsultan Politik dan Lembaga Survey, Polmark merilis hasil survey mereka dalam Pilkada Riau tahun ini. Lembaga yang digandeng pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Syamsuar-Edy Nasution ini menampilkan hasil perhitungan mereka dalam survey sebelum hari pencoblosan. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Konsultan Politik dan Lembaga Survey, Polmark merilis hasil survey mereka dalam Pilkada Riau tahun ini.

Lembaga yang digandeng pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Syamsuar-Edy Nasution ini menampilkan hasil perhitungan mereka dalam survey sebelum hari pencoblosan.

Polmark melalui Polmark Research Centre mengungkapkan pasangan Andy Rachman-Suyatno menjadi pasangan Cagub dan Cawagub Riau terpopuler dengan tingkat persentase 68,8 persen.

Selain popularitas, Polmark juga melakukan survey kesukaan masyarakat akan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

Baca: KPU Siapkan Satu TPS Khusus di Rutan Dumai pada Pilgubri 2018

Baca: Ketua KPUD Indragiri Hilir Mendadak Nyatakan Mundur, Bagaimana Nasib Pilgub Riau?

Hasilnya justru bukan didominasi kandidat petahana, melainkan menempatkan kandidat, Syamsuar-Edy Natar Nasution sebagai pemuncak dengan persentase 40,3 persen.

"Survey dilakukan pada rentang 5 hingga 11 Juni lalu, dengan jumlah responden 1.200 orang tersebar secara proporsional di seluruh Kabupaten Kota di Riau, denga metode multistage random sampling dan margin of error 2,9 persen," ungkap CEO Polmark Indonesia, Eep Syaifullah Fatah dalam jumpa pers, Rabu (20/6/2018) di Pekanbaru.

Dalam kesempatan itu, Eep menegaskan jika Polmark dimintai jasanya oleh pasangan Samsyuar-Edy Natar Nasution sebagai konsultan.

Polmark melakukan pendampingan kepada pasangan ini menghadapi Pilkada Riau.

"Pilkada kali ini ada lima tempat yang terlibat kami sebagai konsultan. Kegiatan survey kegiatannya tidak mengikat. Kalau ada kandidat yang meminta survey ya sekedar survey, kalau pendampingan tidak, dari awal kami terlibat," tegasnya secara transparan.

Lebih lanjut, Polmark papar Eep telah melakukan beberapa kali survey, dan mereka hanya merilis hasil survey terakhir ini saja kepada publik.

Baca: Rangkul Semua Suku, Syamsuar Disebut Jadi Calon Gubernur Favorit Masyarakat

Baca: Syarifuddin Optimis Lukman Edy-Hardianto Raih 30 Persen Suara di Rohil

Baca: Ketika Firdaus Beri Ucapan Selamat Milad dan Doa untuk Syamsuar

Baca: Andi Rachman Dinilai Paling Peduli Kaum Difabel

Dalam survey terakhir ini juga ditampilkan persentase elektabilitas pasangan calon.

Pasangan Syamsuar-Edy Natar Nasution menempati posisi pertama, 27,4 persen, disusul Firdaus-Rusli Efendi 13.3 persen, Pasangan Lukman Edy-Hardiyanto 8,9 persen, dan pasan Andy Rachman-Suyatno sebesar 8,5 persen.

"Distribusi elektabilitas pilkada Riau paling menyebar dan kecil," sebutnya.

Angka masyarakat yang belum menentukan pilihannya juga lumayan tinggi di Riau saat ini.

"Di Riau masih ada 41.9 persen yang tidak menyebutkan siapa pilihanya atau merahasiakannya," lanjutnya.(*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved