Lebaran Sudah Usai, PKL di Eks Pasar Jongkok Diminta Ditertibkan

Kalangan DPRD Pekanbaru meminta, agar segera dilakukan penertiban terhadap PKL, yang masih berjualan di badan jalan

Lebaran Sudah Usai, PKL di Eks Pasar Jongkok Diminta Ditertibkan
Syaiful
Salah satu titik ruas Jalan Subrantas yang sudah dipadati PKL. Kondisi yang dikhawatriakn akan menimbulkan kemacetan 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.com-PEKANBARU- Kalangan DPRD Pekanbaru meminta, agar segera dilakukan penertiban terhadap PKL, yang masih berjualan di badan jalan. Terutama PKL di eks Pasar Jongkok Jalan Subrantas hingga ke Simpang Panam, Pekanbaru.

"Kalau alasannya kemarin minta dispensasi karena mau Lebaran, bisa diterima. Tapi sekarang kan lebaran sudah usai. Mari sama-sama kita patuhi aturan di kota ini," kata Anggota DPRD Pekanbaru H Fathullah, Kamis (21/6/2018) kepada Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskan Politisi Gerindra ini, keberadaaan PKL di sepanjang Jalan Subrantas, sudah di atas kewajaran. Sebab, banyak pedagang yang menggunakan badan jalan dan trotoar, untuk menjajakan dagangannya. Kondisi ini membuat jalanan jadi macet.

Agar kondisi ini tidak berlarut-larut, apalagi permintaan pedagang hanya jelang Lebaran, maka diharapkan Satpol PP untuk segera menertibkan. Sebab jika dibiarkan, maka para pedagang ini bisa berjualan permanen. Apalagi di eks Pasar Jongkok. Area itu sudah dilarang untuk berjualan.

"Kita minta la semua pihak untuk tidak membiarkan mereka berjualan. Karena sesuai aturan, tidak boleh berjualan di tempat tersebut. Apalagi malam hari, pedagang nampaknya bebas berjualan di sana, harusnya kan tidak boleh," katanya.

Tidak hanya di Jalan Subrantas, legislator juga meminta di tempat lainnya seperti Jalan Tuanku Tambusai dan lainnya, agar ditertibkan PKL yang berjualan menggunakan badan jalan. Sebab, kondisi jalanan di Kota Pekanbaru ini sudah macet, ditambah dengan keberadaan mereka, sehingga bertambah macet.

Kepada PKL, dewan juga meminta partisipasinya untuk mematuhi aturan. "Berjualan lah di tempat yang tidak dilarang dan sesuai aturan. Kita minta juga peran RT, RW serta tokoh masyarakat setempat, untuk mendukung ini. Sehingga kota kita ini tidak semraut," harapnya. (Saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help