Padang

Sehari Jelang Pemungutan Suara, KPU Kota Padang Musnahkan 2.919 Surat Suara

Surat suara yang dimusnahkan itu, merupakan surat suara yang berlebih, sedangkan sisanya merupakan surat suara rusak

Sehari Jelang Pemungutan Suara, KPU Kota Padang Musnahkan 2.919 Surat Suara
TribunPadang.com/Riki Suardi
Ketua KPU Kota Padang M Sawati, memusnahkan ribuan surat suara di halaman kantor KPU Kota Padang 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sehari jelang pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada Kota Padang 2018 yang akan digelar pada, Rabu, 27 Juni besok, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang memusnahkan sebanyak 2.919 kertas surat.

Sebagian besar dari surat suara yang dimusnahkan itu, merupakan surat suara yang berlebih, sedangkan sisanya merupakan surat suara rusak seperti robek, gambar serta sebagian huruf pada kertas surat suara tersebut terlihat kabur.

Baca: Hari ini KPU Padang Distibusikan Logistik Pemungutan Suara di 6 Kecamatan

Pantauan tribunpadang.com, pemusnahan surat suara itu berlangsung di halaman Kantor KPU Kota Padang Jalan Syekh Umar Khalil, No42 A, Gunuang Sarik, Kuranji, Padang sekitar pukul 11.00 WIB.

Pada pemusnahan tersebut, turut hadir seluruh Komisoner KPU dan Panwaslu Kota Padang, serta Kapolresta Padang AKBP Yulmar Tri Himawan, serta perwakilan dari aparat TNI AD Kodim 0312 /Padang, termasuk perwakilan dari tim penghubung dari dua pasangan calon yang bersaing pada Pilkada Kota Padang.

Koordinator Divisi Perencanaan, Teknis dan Penyelenggara Pemilu KPU Kota Padang, Chandra Eka Putra mengatakan, ribuan kertas suara yang dimusnahkan itu terdiri dari kertas surat suara rusak sebanyak 279 yang ditemukan pada saat dilakukan penyotiran dan pelipatan oleh petugas.

Baca: Polresta Kerahkan 820 Personil untuk Amankan Pilkada Kota Padang

Sedangkan sebanyak 2.640 kertas suara yang ikut dimusnahkan, merupakan kertas surat suara yang berlebih dari jumlah 535.265 Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5 persen dari total DPT pada Pilkada Kota Padang.

"Surat suara rusak dan yang berlebih itu dimusnahkan untuk mengantisipasi kecurangan yang terjadi. Pemusnahan surat suara tersebut juga telah dibuatkan berita acaranya untuk ditembuskan ke KPU Provinsi Sumbar," kata Chandra Eka kepada tribunpadang.com, Selasa siang.

Seperti diketahui, Pilkada Kota padang diikuti oleh dua pasangan petahana walikota dan wakil Walikota Padang. Kedua pasangan itu adalah Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa, dan Emzalmi-Desri Ayunda.

Baca: Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Pjs Walikota Padang Keluarkan Surat Edaran, 27 Juni Libur

Pasangan Mahyeldi-Hendri yang merupakan pasangan nomor urut 2, diusung oleh koalisi dua partai politik, yaitu PKS dan PAN.

Sedangkan Emzalmi-Desri dengan nomor urut 1 diusung oleh tujuh koalisi partai politik yang disebut dengan Koalisi Padang Bersatu.

Ketujuh partai pengusung itu adalah Partai Golkar, PPP, Partai Gerindra, PDI-P, Partai Nasdem, PKB, dan Partai Demokrat. Selain tujuh partai koalisi, juga ada partai yang mendukung pasangan Emzalmi-Desri, yaitu Partai Hanura, PKPI, Partai Garuda, PSI, dan Partai Berkarya.(*)

Baca: Alami Sembelit Selama Tiga Hari, Pria 53 Tahun Nyaris Kehilangan Nyawa

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved