Aplikasi Lip Sync, Kreatif atau Berbahayakah untuk Anak-anak

Aplikasi Lip Sync kini semakin banyak digandrungi. Setelah beberapa orang memanfaatknnya hingga viral. Apa itu aplikasi Lips sync dan pengaruhnya

Aplikasi Lip Sync, Kreatif atau Berbahayakah untuk Anak-anak
ist
Eva Silaban 

Penulis: Eva Juli Silaban

TRIBUNPEKANBARU.COM- Seorang pria remaja 13 tahun bernama Prabowo Mondardo atau lebih dikenal dengan nama Bowo Alpenliebe mendadak viral lewat aplikasi Tiktok.

Saking populernya, Bowo memiliki lebih dari 700 ribu fans di akun Tik Tok miliknya. Satu video Tik Tok Bowo bahkan bisa mendapat tanda suka lebih dari 6 juta.

Ketenaran Bowo Alpeliebe juga merambat ke Instagram.

Kini akun Instagram pria yang masih duduk di bangku SMP itu sudah memiliki lebih dari 200 ribu followers atau pengikut, (Liputan6.com, 30 Juni 2018).

Keuntungan menjadi sosok terkenal yang didapatkan oleh pria remaja tersebut tentu tidak terlepas dari industri kreatif yang masuk ke Indonesia.

Baca: Permainkan Bayi Demi Video Tik Tok Tuai Kecaman, Sang Bidan Minta Maaf

Di era digital yang semakin canggih ini, segala sesuatu dengan begitu mudah dibagikan dan diviralkan lewat aplikasi ataupun media sosial.

Sejarah munculnya aplikasi Lip Sync seperti Tiktok di Indonesia adalah dimulai pada September 2017 di google playstore.

Kehadiran aplikasi ini sebenarnya menyusul aplikasi Musical.ly yang sudah terlebih dahulu viral sejak tahun 2015.

Aplikasi gratis ini mendapatkan respon cepat dari berbagai usia mulai anak-anak hingga orang tua.

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help