Padang

Polda Sumbar Ungkap Kepemilikan 11 Kg Ganja, Pengakuan Pelaku Akan Diedarkan di Padang

Ditres narkoba Polda Sumbar mengamankan dua orang lelaki atas kepemilikan 11 kilogram ganja kering.

Polda Sumbar Ungkap Kepemilikan 11 Kg Ganja, Pengakuan Pelaku Akan Diedarkan di Padang
Tribun Pekanbaru/Riki
Ditres Narkoba Polda Sumbar rilis kasus narkoba, Senin (2/7/2018) 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pembinaan yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pariaman, ternyata tak membuat narapidana (Napi) kasus narkoba berinisial AOP jera.

Buktinya, meski saat ini tengah berada dibalik jeruji besi, warga binaan berusia 22 tahun itu masih saja leluasa melancarkan aksinya sebagai pengedar narkoba.

Baca: Pelaksanaan Pilgubri 2018, Panwaslu Bengkalis: Tidak Ditemukan Pelanggaran

Hal ini disampaikan Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolda Sumbar, Senin (2/7/2018) siang.

Pengungkapan kasus narkoba di dalam Lapas Kelas II B Pariaman itu, jelas Kumbul, berawal dari penangkapan seorang mahasiswa Fakultas Hukum di sebuah perguruan tinggi di Jakarta berinisial BA (22).

Saat ditangkap pada Jumat (29/6/2018) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Prof. Dr Hamka, Kota Padang, petugas menemukan satu paket sabu ukuran sedang dan dua butir pil ekstasi.

Baca: Setelah Parodikan Gaya Rambut, Legenda MU Ini Sindir Kebiasaan Diving Neymar

Setelah diintrogasi petugas, mahasiswa asal Padang yang tengah menikmati libur akhir semester itu mengaku sabu dan pil ekstasi tersebut didapatkannya dari AOP yang merupakan warga binaan di Lapas Kelas II B Pariaman.

Begitu mendapat keterangan dari BA, sebeut Kumbul, hari itu juga petugas langsung menjemput AOP ke Lapas Pariaman untuk dibawa ke Mapolda Sumbar guna diperiksa lebih lanjut.

"Kata mahasiswa tersebut, sabu dan pil ekstasi itu dibeli dari AOP seharga Rp600 ribu. Sedangkan AOP mengaku bahwa narkoba itu dibeli dari luar. Namun kami belum bisa sampaikan siapa orangnya, karena masih dalam pengembangan," kata Kumbul KS.

Baca: Angkot Turut Andil pada Inflasi Selama Bulan Juni 2018 di Riau

Selain mengungkap jaringan narkoba di Lapas Pariaman, lanjut Kumbul, di hari yang sama (26/6/2018) sekira pukul 16.00 WIB, petugas juga menangkap dua orang pengedar ganja seberat 11 kilogram berinisial M (32) dan JI (4).

Keduanya ditangkap di Jalan ByPass, Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Kototangah, Padang.

Kata keduanya, ganja seberat 11 kilogram itu berasal dari Aceh dan akan diedarkan di Kota Padang.

Baca: Karyawan PT Astra Daihatsu Panam Nikmati Suasana Halal bi Halal

"Kasus ganja ini juga tengah kami kembangkan. Kedua tersangka termasuk napi dan oknum mahasiswa tersebut, kami jerat UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun," pungkas Kumbul.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved