Pelalawan

Terparkir 9 Bulan Bupati Harris Perintah Bagikan Bekas Mobdin Anggota DPRD Pelalawan

Bupati Pelalawan, HM Harris, memerintahkan BPKAD segera membagikan bekas Mobil Dinas (Mobdin) anggota DPRD

Terparkir 9 Bulan Bupati Harris Perintah Bagikan Bekas Mobdin Anggota DPRD Pelalawan
Tribunpekanbaru/johanes
Sebanyak 32 mobil dinas yang ditarik dari anggota DPRD Pelalawan disimpan di halaman parkir kantor BPKAD Pelalawan. 

Laporan wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALANWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Bupati Pelalawan, HM Harris, memerintahkan Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD) segera membagikan bekas Mobil Dinas (Mobdin) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Puluhan kendaraan dinas itu sudah sembilan bulan terparkir di kantor BPKAD.

Menurut Bupati Harris, selama kendaraan jenis Nissan X-Trail itu teronggok merupakan pemborosan angggaran.

Mobil yang dibeli pakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu seharusnya bisa dipakai untuk keperluan operasional pemerintahan.

"Dari pada membeli baru dengan kondisi anggaran minim saat ini, baiknya dibagikan aja ke OPD yang membutuhkan," ungkap Harris kepada tribunpelalawan.com, Senin (2/7/2018).

Baca: BPKAD Pastikan Gaji ke 13 ASN di Pelalawan Cair Pekan Ini

Baca: Dinas Kesehatan Catat 122 Korban Keracunan Massal di Kampar, 35 Orang Anak-anak

Harris mengakui pendistribusian Mobdin itu akan terkendala dengan peruntukannya.

Dimana kendaraan dengan CC sebesar itu harus dipakai pejabat eselon II ataupun setingkatnya.

Namun hal itu bisa diakali dengan menerbitkan Peraturan Bupati (perbup) yang baru.

Sehingga tidak ada aturan yang dilanggar dengan pembagian aset bergerak itu.

"Kalau dibiarkan gitu aja, lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya. Lagian bukan membeli baru, menggunakan barang yang ada kok," tukasnya.

Bupati Pelalawan dua periode ini menekankan, dalam mendistribusikan kendaraan itu ke OPD mobdin lama yang ada di dinas tersebut harus ditarik.

Apalagi kendaraan yang sudah layak untuk dilelang dan masa pemakaiannya sudah melewati ambang batas.

Baca: Misteri Pemilik 5 Kg Sabu yang Ditinggal di Terminal Penumpang Pelindo Dumai 

Baca: Pertamina Naikkan Harga BBM, Pertamax di Riau Paling Mahal se Indonesia 

Ia meminta pengurus aset segera mendata seluruh kendaraan yang ada di OPD dan segera menariknya untuk digantikan dengan kendaran baru.

"Yang wajar mendapatkan mobil, diberikan aja. Tapi yang tak wajar, jangan dikasih," katanya.(*)

Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help