Pelalawan

Khawatir Ada Korban Lubang yang Dikorek di Jalan, Warga Pelalawan Beri Tanda Sendiri

Lubang tersebut merupakan bagian jalan yang sebelumnya rusak, kemudian dikorek dan diperdalam oleh tim teknik Dinas PUPR Pelalawan.

Khawatir Ada Korban Lubang yang Dikorek di Jalan, Warga Pelalawan Beri Tanda Sendiri
Tribunpekanbaru/johanes
Lubang yang dibuat tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan terdapat dibeberapa ruas jalan di dalam Kota Pangkalan Kerinci, Selasa (3/7/2018). Warga meminta lubang itu segera ditutup dan diperbaiki. 

Laporan Wartawan tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Dalam empat hari terakhir ini, warga Pangkalan Kerinci dibuat resah dengan lubang-lubang yang muncul di beberapa ruas jalan dalam kota.

Pasalnya, jika dibiarkan semakin lama bisa mengancam keselamatan pengendara.

Lubang tersebut merupakan bagian jalan yang sebelumnya rusak, kemudian dikorek dan diperdalam oleh tim teknik Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (PUPR) Pelalawan.

Dengan tujuan untuk diperbaiki dengan cara menimbun kembali dengan material batu dan ditimpa lagi dengan aspal, kerap disebut tambal sulam.

Lubang yang dibuat tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan terdapat dibeberapa ruas jalan di dalam Kota Pangkalan Kerinci, Selasa (3/7/2018). Warga meminta lubang itu segera ditutup dan diperbaiki.
Lubang yang dibuat tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan terdapat dibeberapa ruas jalan di dalam Kota Pangkalan Kerinci, Selasa (3/7/2018). Warga meminta lubang itu segera ditutup dan diperbaiki. (Tribunpekanbaru/johanes)

Baca: Melonjak Jadi Rp 12,6 Miliar Pemko Pekanbaru Minta BPK Audit Tagihan Penerangan Jalan Umum

Baca: Viral Curhatan Seorang Ibu, Punya Gumpalan Besar di Rahim Akibat Sering Makan Bakso

Agar kembali bagus dan setara dengan badan jalan disekitarnya.

Namun celakanya, lubang "buatan" itu sudah dibuat sejak Jumat (29/6/2018) lalu dan hingga Selasa (3/7/2018) pagi tak kunjung diperbaiki.

Lubang-lubang itu dibiarkan menganga tanpa diketahui kapan akan ditambalsulamkan.

Kondisi ini menjadi ancaman bagi para pengguna jalan apabila tidak hati-hati.

"Maunya kalau sudah dikorek gini, langsung diperbaiki. Jadi warga tak kuatir. Kalau dibiarkan tentu membahayakan," ungkap warga Jalan Seminai Pangkalan Kerinci, Marini (42), kepada tribunpelalawan.com, Selasa (3/7/2018).

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help