Bengkalis

Bupati Bengkalis Imbau ASN Nyaleg Ajukan Surat Pengunduran Diri

Bupati Bengkalis mengimbau bagi ASN yang akan mencalonkan diri menjadi legislatif agar segera mengurus surat pengunduran diri

Bupati Bengkalis Imbau ASN Nyaleg Ajukan Surat Pengunduran Diri
.
Logo Kabupaten Bengkalis 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Memasuki masa pendaftaran Calon Legeslatif (Caleg) 2019 sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten Bengkalis ternyata tergiur untuk maju mencalonkan dirinya. Sejauh ini ada empat nama ASN aktif yang berencana maju pada pencalonan Legeslatif 2019 mendatang.

Baca: Sebanyak 42 Kades di Inhu Habis Masa Jabatan, Sebelum Pilkades Akan Menjabat Pj

Diantaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Jaafar Arief, Kepala Dinas Pertanian Arianto, Kabid Rehabilitasi Sosial Mukhlis Dinas Sosial Bengkalis dan Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan Zahreni. Hal ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bengkalis Tengku Zainudin.

Baca: Ombudsman Riau Berharap Ada Pemerataan Pendidikan Lewat Sistem Zonasi

Menurutnya empat ASN yang masih aktif itu sudah memasukan surat pengajuan untuk mengundurkan diri dari ASN dan prosesnya sudah berjalan. "Dalam waktu dekat ini surat tersebut kita terbitkan, walaupun nantinya mereka tidak duduk nanti sebagai anggota DPRD, tetap berhenti sebagai ASN," ungkapnya Tengku Zainudin, Rabu (4/7/2018).

Baca: Sebaiknya Pastikan Sumber Informasi Soal Pembukaan CPNS

Sementara itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin mendapat kabar adanya ASN Aktif yang akan mencalonkan diri sebagai Caleg pada Pemilu 2019 mendatang meminta ASN aktif tersebut segera untuk mengundurkan diri. "Ada beberapa orang pejabat Bengkalis katanya ikut Caleg 2019 mendatang, tentu kalau masih aktif harus mengundurkan diri, karena sesuai persyaratnya seperti itu,"tegas Bupati Amril.

Bupati mengaku tidak pernah menghambat langkah ASN yang ingin mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Bahkan menurut Amril dirinya telah mengingatkan kepada BKPP bila ada pejabat ikut pencalonan di Pemilu 2019 mendatang jangan dihambat.

Baca: Hasil Pleno Rekapitulasi KPUD Bengkalis, Pasang Syamsuar-Edy Peroleh Suara Tertinggi

"Tidak masalah tapi ikuti aturan yang ada. Informasi sudah sampai ke BKPP sudah ada yang mengajukan pengunduran diri, tapi belum sampai ke saya. Kalau sampai ke saya nanti kita proseslah. Biar tidak menghambat persyaratan mereka" tambahnya.

Menurut dia, Jauh jauh hari pihaknya sudah ingatkan BKPP Bengkalis, siapapun yang Caleg segera diproses jangan dihambat hambat. Karena bisa jadi para ASN ini bisa terpilih menjadi wakil rakyat.

Sementara itu, informasi yang dirangkum tribun dua ASN yang diinformasikan mencalonkan diri tersebut membenarkan dirinya akan maju pada Pemilu 2019 mendatang. Seperti yang diungkap Ja'afar Arief yang berencana maju menggunakan perahu dari PAN.

"Memang benar saya ikut nyaleg dari Partai Amanat Nasional Bengkalis untuk dapil 4 Kecamatan Mandau," ujar Jaafar Arief.

Baca: REKOR, 48 Bayi Lahir Rentang Waktu 41 Jam, Pihak Rumah Sakit Temukan Penyebabnya

Dikatakan Jafaar, pengajuan terhadap pengunduran dirinya sebagai ASN sudah dimasukan ke BKPP Bengkalis. "Surat pengajuan pengunduran diri sudah saya ajukan ke BKPP dan sedang diproses, walaupun masa pensiun masih lama yakni pada tahun 2020 mendatang," ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian Bengkails Arianto juga membenarkan bahwa dirinya juga maju sebagai Caleg dari Partai Gerindra untuk dapil 1 di Kecamatan Bengkalis dan Bantan. "Konsekuensinya harus mengundurkan diri kalau ikut nyaleg dan proses pengajuan sudah dimasukan ke BKPP, mudahan mudahan bisa duduk sebagai anggota DPRD Bengkalis," ujar Arianto.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved