Rokan Hulu

Mantan Pekerja Rokan Blok Mengadu ke Komisi III DPRD Rohul, Ini Sebabnya

Sejumlah mantan pekerja perkebunan kelapa sawit Rokan Blok‎ mengadu ke Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Mantan Pekerja Rokan Blok Mengadu ke Komisi III DPRD Rohul, Ini Sebabnya
Tribun Pekanbaru/ Kolase
Logo Kabupaten Rohul 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Sejumlah mantan pekerja perkebunan kelapa sawit Rokan Blok‎ mengadu ke Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Dimana, Perusahaan berlokasi di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo ini, dilaporkan ke Komisi III DPRD Rohul karena diduga memecat sepihak pekerjanya tanpa gaji, apalagi pesangon.

Baca: Pleno KPU Dumai Sempat Diwarnai Salah Input Data oleh PPK Dumai Timur

Sejumlah pekerja Rokan Blok, didampingi Kepala Desa Teluk Aur Muslim, diterima anggota Komisi III DPRD Bidang Ketenagakerjaan, Alpasirin.

Delitawati, salah seorang mantan pekerja Rokan Blok menyampaikan‎ tentang kronologis pemecatan sepihak yang dilakukan pemilik kebun yang dialami mereka ke anggota Komisi III DPRD Rohul.

Baca: Unilak Berikan Berbagai Macam Beasiswa Bagi Mahasiswa Baru

Ia mengaku, gaji lebih kurang 3 bulan terakhir belum dibayarkan, tidak menerima tunjangan hari raya (THR)‎. Bukan itu saja, biaya makan minum karyawan di warungnya mencapai Rp 25 juta juga belum dibayar.

Delitawati menerangkan, mereka datang ke DPRD Rohul dengan harapan permasalahan Ketenagakerjaan yang sedang dihadapi mereka cepat selesai.

Baca: VIDEO: Rekapitulasi Tingkat KPU Pekanbaru Rampung, Ini Hasil Perolehan Suara dari 4 Paslon

"Paling tidak gaji dan uang makan yang selama ini belum dibayar pihak perusahaan bisa dibayarkan. Karena sudah banyak uang pribadi keluarga kami untuk membiayai makan karyawan sesuai perjanjian dari pemilik kebun," katanya, Rabu (4/7/2018).

Lebih lanjut diakuinya, pemilik kebun Rokan Blok diketahui merupakan milik pengusaha asal Kota Pekanbaru. Di kebun sektar 650 hektar berada di lahan ‎hutan produksi terbatas (HPT) memiliki 30 sampai 40 pekerja.

Baca: KPK Tak Hadir, Sidang Gugatan Anggota DPRD Kampar Terhadap PT Vira Jaya Riau Putra Ditunda

Sementara, Kepala Desa Teluk Aur, Muslim, mengaku, perkebunan kelapa sawit Rokan Blok yang berada di desanya diindikasi tidak memiliki izin, baik dari Pemkab Rohul maupun Pemprov Riau, bahkan pemilik kebun tidak pernah melapor ke pemerintah desa.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help