Indragiri Hilir

Prosesi Tepung Tawar Sambut Kajari dan Kepala PA Inhil yang Baru

Kajari dan Ketua PA Inhil mengikuti prosesi tepuk tepung tawar. Acara ini sebagai bentuk penyambutan

Prosesi Tepung Tawar Sambut Kajari dan Kepala PA Inhil yang Baru
Tribun Pekanbaru/Fadhli
Bupati Inhil HM Wardan, Forkompimda Inhil bersama Kejari Tembilahan dan Ketua PN Tembilahan dalam prosesi tepung tawar LAMR Inhil. 

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Inhil mengikuti prosesi tepuk tepung tawar yang digelar di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhil, Rabu (4/7/2018) pagi.

Baca: Bupati Bengkalis Imbau ASN Nyaleg Ajukan Surat Pengunduran Diri

Prosesi tepung tawar digelar untuk menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan Ketua Pengadilan Agama Inhil yang beberapa waktu lalu telah melaksanakan serah terima jabatan.

Satu per satu, mulai dari Bupati Inhil, unsur Forkopimda Inhi dan Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau maju menghadap Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan Ketua Pengadilan Agama Inhil yang duduk di singgasana kehormatan dengan pakaian melayu lengkap disertai tanjak untuk menaburkan bunga setaman, memercikkan gulungan daun sidingin - dingin, mengoleskan tepung bersa dan menyuapkan sejemput pulut kuning.

Baca: Sebanyak 42 Kades di Inhu Habis Masa Jabatan, Sebelum Pilkades Akan Menjabat Pj

Ketua dewan pengurus harian LAMR, Datuk H Alimuddin, menuturkan, prosesi tepung tawar yang telah menjadi adat istiadat di Bumi Lancang Kuning', khususnya 'Negeri Seribu Parit', Kabupaten Inhil ini dilakukan guna menyambut kedatangan para 'tamu' kehormatan daerah, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan Ketua Pengadilan Agama Inhil.

“Ini (Tepung Tawar) menjadi pertanda telah diterimanya kehadiran bapak Kajari dan Ketua Pengadilan Agama di Kabupaten Inhil. Kami beserta masyarakat akan senantiasa siap membantu bapak - bapak dalam bertugas,” kata Datuk H. Alimuddin.

Baca: Ombudsman Riau Berharap Ada Pemerataan Pendidikan Lewat Sistem Zonasi

Lebih lanjut, Datuk Amanah Mangku Marwah Wangsa, HM Wardan, mengatakan, Upacara tepung tawar ini merupakan ketulusan dan kepolosan hati masyarakat Inhil menerima kehadiran Kejari Tembilahan dan Ketua PN Tembilahan untuk menjalankan tugas.

“Sekaligus dalam prosesi ini, kita menyelipkan doa agar Bapak - Bapak senantiasa diberi kesehatan oleh Allah SWT,” ucap HM Wardan yang juga Bupati Inhil.

Baca: Hasil Pleno Rekapitulasi KPUD Bengkalis, Pasang Syamsuar-Edy Peroleh Suara Tertinggi

HM Wardan juga meminta kepada Kejari Inhil dan Ketua PN Agama Tembilahan untuk tidak menyalahartikan prosesi tepuk tepung tawar sebagai upaya 'memelayukan', melainkan prosesi tersebut merupakan sebuah upaya melestarikan budaya.

“Siapapun orangnya, apapun sukunya, mereka yang ditepungtawari sudah menjadi masyarakat melayu Riau, bukan dalam arti kesukuannya, tapi budayanya," imbuhnya.

Baca: Mandi-mandi di Waduk, Seorang Pemuda di Ukui Tenggelam, Pencarian Masih diupayakan

Halaman
12
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help