Padang

BPBD Sijunjung Distribusikan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, mendistribusikan bantuan logistik untuk korban terdampak

BPBD Sijunjung Distribusikan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir
Tribun Padang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, mendistribusikan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir yang melanda Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang. 

Laporan kontributor tribunpadang.com riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.com, PADANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, mendistribusikan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir yang melanda Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang.

Bantuan logistik berupa sembako, selimut, terpal, perlengkapan bayi, dan perlengkapan sekolah itu, didistribusikan langsung oleh petugas BPBD dengan melibatkan unsur dari TNI, Polri dan relawan PMI di Sijunjung.

Kepala BPBD Kabupaten Sijunjung Hardiwan, mengatakan, bantuan tersebut diserahkan kepada 41 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir, dan lokasinya tersebar di tiga jorong di Nagarai Langki, Kecamatan Tanjung Gadang.

Ketiga jorong itu adalah Muaro Linggo, Liambang, dan Koto Langki.
Ia berharap, dengan bantuan tersebut, beban para korban yang terdampak bencana banjir akibat hijan lebat yang terjadi sejak Kamis hingga Jumat (6/7/2018) kemarin dapat berkurang.

Baca: Heboh Murid SMP Diculik Debt Collector Akibat Ayah Nunggak Bayar Cicilan Sepeda Motor

Baca: Sempat Tertunda, KSOP Dumai Upayakan Semua Penumpang bisa Diangkut

"Di samping itu, kami juga berharap berbagai pihak ikut serta menyalurkan bantuan untuk para korban, sehingga penderitaan yang dialami oleh para korban dapat berkahir secepatnya," kata Hardiwan saat dihubungi tribunpadang.com dari padang, sabtu (7/7/2018) malam.

Diberitakan sebelumnya, tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter, karena hujan yang berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, menyebabkan sungai yang ada di kawasan tersebut meluap hingga kepemukiman penduduk.

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil yang disebabkan oleh bencana alam itu mencapai Rp500 juta, karena 41 unit rumah dilaporkan rusak. Bahkan, 19 unit rumah di antaranya rusak berat dan sisanya rusak ringan.

Tak hanya itu, bahkan banjir juga membuat barang-barang elektronik milik warga rusak, dan sebanyak 3.000 Gantang padi milik warga pun hanyut terseret arus banjir, termasuk 25 ekor kambing dan 3 los pasar yang ada di kawasan tersebut.(*)

Tags
Padang
BPBD
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help