Padang

Emak-emak Nekad Mencuri Pakaian di Pusat Perbelanjaan

Begitu kepergok, emak-emak berusia 55 tahun itu kemudian diamankan oleh petugas sekurity Matahari Department Store, termasuk

Emak-emak Nekad Mencuri Pakaian di Pusat Perbelanjaan
Tribun padang
Seorang emak-emak lanjut usia bernama Harmaini, tak dapat berkutik saat kepergok oleh seorang karyawan Matahari Department Store ketika mencuri sejumlah pakaian di pusat perbelanjaan di Jalan M Yamin, Kota Padang, Sumatera Barat pada, Jumat (6/7/2018) siang. 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPEKANBARU.com, PADANG - Seorang emak-emak lanjut usia bernama Harmaini, tak dapat berkutik saat kepergok oleh seorang karyawan Matahari Department Store ketika mencuri sejumlah pakaian di pusat perbelanjaan di Jalan M Yamin, Kota Padang, Sumatera Barat pada, Jumat (6/7/2018) siang.

Begitu kepergok, emak-emak berusia 55 tahun itu kemudian diamankan oleh petugas sekurity Matahari Department Store, termasuk hasil curiannya sebanyak lima helai pakian berbagai merek dengan harga total sebesar Rp3,4 juta.

Setelah diamankan, ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Air Camar, Kelurahan Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang itu, kemudian dibawa diserahkan ke aparat kepolisian Polresta Padang untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca: Sempat Tertunda, KSOP Dumai Upayakan Semua Penumpang bisa Diangkut

Baca: Kalah Mudah dari Marcus/Kevin, Fajar/Rian Bantah Mengalah

Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Edriyan Wiguna, SI.K mengatakan, saat ini kasus pencurian di Matahari Departement Store itu masih dikembangkan, dan pelaku yang sudah dijadikan sebagai tersangka, hingga kini masih diperiksa intensif oleh penyidik.

"Tersangka ini telah berulang kali melakukan pencurian pakaian di Matahari Departement Store, dan juga telah diintai oleh karyawan Matahari sejak beberapa bulan lalu. Bahkan sebelumnya, foto-foto tersangka juga telah disebar melalui media sosial," kata Edriyan saat dihubungi tribunpadang.com, Sabtu (7/7/2018) malam.

Edriyan juga membeberkan modus yang dilakukan tersangka dalam melancarkan aksi pencuriannya. Dari hasil pemeriksaan, sebut Edriyan, tersangka mengaku bahwa untuk mengelabui karyawan Matahari, tersangka menyelipkan pakaian yang dicurinya di selangkangan.

"Tersangka saat diperiksa penyidik juga mengaku bahwa dia nekat mencuri pakaian, karena butuh uang untuk menambah kebutuhan rumah tangganya," ujar mantan Kasat Reskrim Polres Mukomuko, Polda Bengkulu itu.

"Sebelumnya pihak matahari ini juga mengalami kerugian hingga Rp 9 juta. Dan untuk sekarang total kerugian Rp 3,4 juta lebih, sesuai dari harga semua barang yang dicuri tersangka," ujarnya.

Atas perbutannya, tersangka terancam pasal 362 KHUP dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun. Sementara dari pihak Matahari, juga telah membuat laporan polisi dengan nomor LP /1511/K/VII/Spkt Unit I. 

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved