Pilgub Riau 2018

Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgubri Dilaksanakan Besok, Hanya Pihak Ini yang Boleh Bicara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menjadwalkan pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur

Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgubri Dilaksanakan Besok, Hanya Pihak Ini yang Boleh Bicara
Tribun Pekanbaru/Natsir
Pelaksanaan Pleno penghitungan Suara Pilgubri 2018 KPU Bengkalis, Rabu (4/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menjadwalkan pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau di Hotel Aryaduta pada Minggu (8/7).

Hingga Sabtu (7/7) pihak KPU Riau telah menerima seluruh kotak yang berisikan surat suara dari 12 kabupaten/kota di Riau. Terakhir yang diserahkan ke KPU Riau adalah Kabupaten Bengkalis dan Siak, yang diserahkan pada Sabtu siang.

Dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB tersebut, pihak KPU Riau mengundang saksi para bakal calon dan juga pihak Bawaslu Riau, serta pihak-pihak lainnya, sebagaimana yang tertuang dalam PKPU nomor 9 tahun 2018 tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan kepala daerah.

Baca: Telkomsel Kerjasama dengan Gojek Ringankan Biaya Pulsa Driver

Baca: VIDEO: Ibu Ibu di Mundam Panen Jahe Merah Perdana Bersama Direktur LH Bappenas RI

"Kami sudah menyerahkan undangan kepada para pihak terkait, terutama saksi dan Bawaslu Riau, dimana hanya merekalah nantinya yang memiliki hak suara selain KPU, dalam kegiatan rekapitulasi tersebut, sesuai dengan PKPU nomor 9 tahun 2018," kata Nurhamin kepada wartawan di kantor KPU Riau, Sabtu sore.

Dikatakannya, masing-masing paslon boleh mengajukan sebanyak-banyaknya 4 saksi dalam kegiatan rekapitulasi tersebut. Namun yang duduk nantinya hanya 2 saksi.

Dikatakan Nurhamin, apa yang menjadi perosoalan di kabupaten/kota sebelumnya sudah dikoordinasikan oleh KPU di daerah kepada KPU Riau, sehingga pada hari H rekapitulasi diharapkan tidak terlalu banyak persoalan lagi dan pihak KPU Riau sudah bisa lebih awal memahami dan mengantisipasi.

Baca: VIDEO: PAN Riau Pastikan Daftar Bacaleg Bukan Mantan Koruptor

Baca: VIDEO: Polda Riau Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Rumah

Ditanya apa yang menjadi persoalan atau yang cukup rawan yang perlu diwanti-wanti pihak KPU, menurut Nurhamin sejauh ini tidak ada persoalan yang berarti.

Namun demikian, ia mengakui untuk kesalahan yang cukup banyak terjadi adalah kesalahan administrasi dan salah tulis dalam formulir C1.

"Tapi itu dudah diperbaiki di tingkat kecamatan. Itu menjadi catatan kita, sebagai pihak yang bekerja sebagai penyelenggara di tingkat kecamatan, memang ada kesalahan tulis dalam mengisikan formulir C1. Ini kita fokuskan kedepan untuk perbaikan," tuturnya.

Kegiatan rekapitulasi besok menurutnya menjadi tolak ukur motto pemilihan berpantun yang disuarakan selama ini. Dengan penyampaian yang santun, cara yang santun, Pilkada di Riau diharapkan sesuai dengan yang diinginkan semua pihak.

"Motto berpantun itu buktinya besok. Nanti akan kita lihat apakah kita bersama memang bisa melaksanakan Pilkada sesuai dengan apa yang kita jadikan motto selama ini atau tidak," tuturnya.

Penulis: Alex
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved