Sumatra Barat

Sijunjung Dilanda Banjir, 19 Unit Rumah Rusak Parah

Tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter.

Sijunjung Dilanda Banjir, 19 Unit Rumah Rusak Parah
Istimewa
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sejak Kamis malam hingga Jumat (6/7/2018) pagi, menyebabkan tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter. 

Laporan kontributor tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sejak Kamis malam hingga Jumat (6/7/2018) pagi, menyebabkan tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter.

Beruntung tidak ada korban jiwa, amun kerusakan akibat bencana alam itu mencapai Rp500 juta, karena puluhan rumah rusak digenangi luapan sungai yang ada di kawasan tersebut.

Baca: Heboh Beri Dukungan ke Jokowi, Begini Penjelasan TGB Zainul Majdi

Kepala BPBD Sijunjung, Hardiwan mengatakan, ketiga jorong yang dilanda banjir itu adalah Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki. Ada 41 unit rumah yang dilanda banjir, 19 di antaranya rusak berat dan sisanya rusak ringan.

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sejak Kamis malam hingga Jumat (6/7/2018) pagi, menyebabkan tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter.
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sejak Kamis malam hingga Jumat (6/7/2018) pagi, menyebabkan tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter. (Istimewa)

"Tak hanya itu, bahkan barang-barang elektronik yang ada di rumah tersebut juga rusak digenangi banjir yang ketinggiannya sekitar 1 meter," kata Hardiwan saat dihubungi tribunpadang.com dari Padang, Jumat malam.

Baca: Pemilu Presiden 2019, Prabowo Pertimbangkan AHY Jadi Cawapresnya

Hardiwan merinci bahwa dari tiga jorong yang terdampak banjir, paling parah adalah Jorong Muaro Linggo. Di sana, kata dia, 27 rumah digenangi banjir dan 15 di antaranya rusak berat.

Kemudian, satu jembatan rusak ringan, padi warga yang ada di dalam karung sebanyak 3.000 Gantang juga hanyut, termasuk 25 ekor kambing dan 3 los pasar yang ada di kawasan tersebut.

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sejak Kamis malam hingga Jumat (6/7/2018) pagi, menyebabkan tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter.
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sejak Kamis malam hingga Jumat (6/7/2018) pagi, menyebabkan tiga jorong di Nagari Langki, Kecamatan Tanjung Gadang, direndam banjir hingga mencapai 1 meter. (Istimewa)

Sedangkan di Jorong Liambang, 14 unit rumah dilaporkan rusak. Bahkan, 4 unit rumah di antaranya mengalami rusak berat. Kemudian di Jorong Koto Langki, areal persawaha seluas lebioh kurang 30 Ha, juga gagal panen karena hanyut diseret arus banjir.

Baca: Swedia vs Inggris, Begini Prediksi dan Fakta Kedua Tim

"Semua kerusakan ini baru data sementara hingga pukul 20.00 WIB tadi, dan kemungkinan jumlahnya terus bertambah seiring petugas di lapangan juga masih melakukan pendatatan masing-masing korban terdampak banjir," ujarnya.

Terkait logistik, tambah Hardiwan, hingga malam ini belum didistribusikan. Rencananya besok pagi logistik akan segera dikirim untuk korban terdampak banjir.

Baca: Fenomena Udara Dingin di Sejumlah Wilayah Indonesia, Begini Pernyataan BMKG

Untuk sementara, beberapa dari korban ada yang menumpang di rumah kerabatnya yang aman dari banjir, dan sabagian dari mereka masih bertahan di rumahnya," pungkas Harioawan (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help