Pekanbaru

Ini Tanggapan Kandinsos Terkait Keberadaan Gepeng di Kota Pekanbaru

Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru mengakui sering melakukan razia penertiban gepeng, namun keberadaan gepeng di Pekanbaru masih sangat mudah ditemui

Ini Tanggapan Kandinsos Terkait Keberadaan Gepeng di Kota Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Gepeng anak-anak sedang mengemis bahkan ada yang digendong di Simpang lampu merah Soekarno Hatta-Arifin Ahmad Pekanbaru, Selasa (3/7/2018). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), Anak Jalanan dan Anak Punk di Pekanbaru masih banyak ditemui.

Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru mengakui sering melakukan razia penertiban gepeng, namun keberadaan gepeng di Pekanbaru masih sangat mudah ditemui di setiap persimpangan lampu merah baik di simpang lampu merah Bandara, Gajah Mada, Tuanku Tambusai, Harapan Raya dan beberapa titik lainnya.

Baca: Kadisporapar Inhu Siap Bawa Atlet Kejurprov Berwisata

Menanggapi masih maraknya keberadaan Gepeng di Pekanbaru, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Chairani mengatakan, pihaknya selalu rutin melakukan razia gepeng yang ada di beberapa titik lampu merah tersebut.

"Seperti biasa saja, kami tertibkan gepeng dengan melakukan razia. Tapi kita tidak bisa menjamin ekonomi dan mental mereka, karena dinsos hanya sampai pada titik pembinaan pasca penertiban," ungkap Chairani, Selasa (10/7/2018).

Baca: Diusulkan Dampingi Jokowi Pilpres 2019, Begini Jawaban Mahfud MD

Chairani menyebutkan, maraknya gepeng yang mudah ditemui di persimpangan lampu merah berada pada letak mindset dan mental para gepeng.

"Jika mereka kembali ditemui dipersimpangan, tentu kembali kepada pribadi mereka masing-masing. Dan ini mungkin penyebab," sebut Chairani.

Chairani menambahkan, penertiban ini tidak hanya dilakukan Dinsos Pekanbaru saja, tapi juga berkoordinasi dengan Satpol PP sebagai penegak Perda.

Baca: Pemkot Gelontorkan Anggaran 1,25 Miliar Dukung Program TMMD 2018 di Dumai

"Jadi kita akan berkoordinasi juga dengan instansi lain yang terkait," imbuh Chairani.

Chairani menerangkan upaya lain yang juga dilakukan Dinsos Pekanbaru antara lain melakukan edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat umum agar tidak memberi sedekah atau bantuan kepada para gepeng yang dijumpainya di pinggir jalan.

Baca: Ditemukan 3 Titik Diduga Jejak Harimau di Koto Tuo, Warga Menambatkan Hewan Ini di Lokasi

"Masih banyak lembaga atau yayasan yang bisa diberi bantuan dan memiliki kejelasan payung hukum. Sehingga hal ini dapat menjadi pelajaran bagi para gepeng untuk tidak terus menerus menjadi pengemis dan memanfaatkan momen-momen tertentu," tutup Chairani. (*)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help