Bengkalis

Kejari Bengkalis Tunggu Putusan Banding Perkara Politik Uang yang Menjerat Anggota DPRD Bengkalis

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis terus menunggu hasil keputusan banding perkara politik uang yang menjerat anggota DPRD Bengkalis

Kejari Bengkalis Tunggu Putusan Banding Perkara Politik Uang yang Menjerat Anggota DPRD Bengkalis
.
Logo Kabupaten Bengkalis 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis terus menunggu hasil keputusan banding perkara politik uang yang menjerat anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi Demokrat Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan saat kampanye Pilgubri 2018 lalu.

Hal ini diungkap Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Bengkalis Iwan Roy Carles, Selasa (10/7/2018) siang.

Baca: Member TFC Bisa Nikmati Gratis Soto, Mie Ayam dan Wedang Jahe di Merchant Baru Ini

Menurut Roy pernyataan banding dan menyerahan berkas memori banding sudah dilakukan pihaknya pada tanggal 22 Juni lalu.

Hingga saat ini sudah masuk dua puluh hari penyataan dan memori banding Kejari Bengkalis diajukan.

"Seharusnya sesuai hitungan kita memori banding tersebut sudah diputuskan pengadilan tinggi Pekanbaru. Bahkan mungkin salinan putusan sudah sampai ke kita," kata Roy Carles.

Baca: Rampok dan Gondol Uang 148 Juta dari Bank BTPN, Wajah Pelaku Terekam CCTV

Menurut Roy, pihak Pengadilan Tinggi pada perkara Pilkada terkait money Politik ini memiliki batasan waktu dalam pemeriksaan berkas memori banding.

Sesuai aturan pemeriksaan berkas perkara seharusnya hanya tujuh hari sudah harus di putuskan.

"Kalau hitung hitungan kita sesuai aturan batas waktu penyelesaian perkara Pilkada Politik uang ini sudah putus, dimana tanggal 6 Juli lalu seharusnya sudah ada putusannya. Namun sampai saat ini kita belum terima putusannya," kata Roy.

Baca: VIDEO: Belum Terima Gaji, Karyawan PT. Ricry Gelar Demo

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bengkalis masih berfikir positif terkait putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru tersebut. Menurut dia, kemungkinan putusan tersebut masih di perlajanan sehingga sampai saat ini belum di terima pihaknya.

"Mungkin kita belum terima putusan Pengalian Tinggi tersebut karena masih dalam perjalanan. Tapi tidak tahu juga, yang jelas sampai hari ini juga belum sampai ke kita apa hasilnya, " terang Roy.

Baca: Satu Kepala Keluarga di Rokan Hulu Ajukan Permohonan Kartu Keluarga Penghayat Kepercayaan

Seperti diketahui, usai Pengadilan Negeri Bengkalis memutuskan perkara politik uang saat kampanye salah satu pasangan Calon Gubernur di daerah Rupat gugur karena kadaluarsa, Kejari Bengkalis mengajukan banding terhadap perkara tersebut ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Pernyataan Banding tersebut disampaikan ke Pengadilan Negeri Bengkalis pada tanggal 21 Juni 2018 lalu. Kemudian pada tanghal 22 Juni 2018 Kejari Bengkalis menyerahkan memori banding tersebut ke Pengadilan Negeri untuk diteruskan ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Baca: Jangan Jadikan Kebiasaan! Kerja Lembur Itu Bahaya dan Bisa Sebabkan 5 Gangguan Kesehatan Ini

Pihak Pengadilan Negeri Bengkalis baru meneruskan memori banding tersebut pada tanggal 28 Juni 2018 ke Pengadilan Tinggi. Namun sampai saat ini belum ada hasil putusan banding dari Pengadilan Tinggi diterima Kejari Bengkalis. (sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help