Siak

Kades Jati Mulya Kabupaten Siak Diamankan Polisi Diduga Terlibat Korupsi ADD

epala Desa (Kades) Jati Mulya, kecamatan Kerinci, kabupaten Siak, Mukhlis Hidayat akhirnya ditahan juga oleh Satreskrim Polres Siak

Kades Jati Mulya Kabupaten Siak Diamankan Polisi Diduga Terlibat Korupsi ADD
tribun bali
penjara, nara pidana, borgol 

Hal tersebut melanggar pasal 2 dan pasal 3 jo pasal 8 jo pasal 4 Undang Undang nomor 20 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang Undang nomor 31 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi

"Pelaksaaan tugas dipimpin oleh Kanit II Sat Reskrim Polres Siak. Dalam pelaksanaan penangkapan tersangka diamankan tanpa ada perlawanan dan situasi terdapat dalam keadaan aman terkendali," kata dia.

Dalam waktu seminggu ke depan, pihaknya bakal melimpahkan perkara dan tersangka tersebut ke Kejari Siak. Apalagi, perkara tersebut sudah menjadi perhatian publik sejak 2016 lalu.

Baca: Bagian Kesra Setda Pastikan Jemaah Bengkalis Berangkat Haji Kloter 4 dan 8

"Ini salah satu bukti kalau Polres Siak serius menangani perkara korupsi di wilayah hukum Polres Siak," kata dia.

Perbuatan Mukhlis Hidayat berawal laporan masyarakat ke Polres Siak. Setelah diselidiki, Polres Siak mendapati adanya transaksi yang dilakukan Mukhlis dari rekening kas desa ke rekening pribadinya. Transaksi itu sebanyak 3 kali dengan total bernilai Rp 400 juta. Sehingga berkurang kas desa tersebut demi kepentingan pribadi sang Kades.

Pemindahan dana tersebut dilakukannya sebelum pengesahan APBKam Jati Mulya tahun 2015. Sebab, kas desa masih menyimpan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun anggaran sebelumnya.

Baca: Menjaga Situasi Kota yang Aman, Tertib dan Kondusif, Polresta Pekanbaru Akan Razia Besar-besaran

"Anggaran itu sudah ditarik pada Januaru, Februari dan Maret 2015. Jadi ada 3 kali transaksi," kata dia.

Sebelumnya, masyarakat mendesak Polres Siak untuk segera menuntaskan perkara itu. Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Siak, Dedi Irama paling getol mendorong Polres Siak menuntaskan perkara tersebut. Karena ia menilai ada semacam kelambanan yang sengaja dilakukan.

Baca: Menjaga Situasi Kota yang Aman, Tertib dan Kondusif, Polresta Pekanbaru Akan Razia Besar-besaran

"Kita bersyukur juga sudah ditangkap. Tetapi herannya, kok perkara itu lama sekali menanganinya. Padahal sudah jelas barang buktinya," kata dia.(*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help