Usai Terjebak 14 Hari di Goa, Begini Kondisi Tim Sepak Bola Asal Thailand Ini

Pemerintah Thailand untuk pertama kalinya merilis foto mengenai kondisi remaja anggota tim sepak bola yang terperangkap di gua.

Usai Terjebak 14 Hari di Goa, Begini Kondisi Tim Sepak Bola Asal Thailand Ini
Facebook/Thai Navy Seal/Kompas.com
Detik-detik penyelamatan tim sepak bola remaja dan pelatih mereka yang hilang selama 9 hari di dalam goa, di Thailand. Mereka ditemukan pada Senin (2/7/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah Thailand untuk pertama kalinya merilis foto mengenai kondisi remaja anggota tim sepak bola yang terperangkap di gua.

BBC memberitakan Rabu (11/7/2018), foto itu memperlihatkan tiga anggota tim sepak bola Mu Pa (Wold Boar) yang dirawat di Rumah Sakit Chiang Rai Prachanukroh.

Dipublikasikan oleh Departemen Hubungan Masyarakat Thailand, tiga remaja mengenakan pakaian rumah sakit dan masker.

Inilah foto pertama anggota tim sepak bola remaja yang tengah dirawat di Rumah Sakit Chiang Rai Prachanukroh setelah mereka keluar dari Goa Tham Luang, Thailand.
Inilah foto pertama anggota tim sepak bola remaja yang tengah dirawat di Rumah Sakit Chiang Rai Prachanukroh setelah mereka keluar dari Goa Tham Luang, Thailand. (Thai Government Public Relations Department via BBC)

 
Dua dari mereka kemudian menatap ke arah kamera, di mana salah satunya mengacungkan tangan dan membentuk tanda V.

Baca: Berikut Hasil Undian Bola Voli Asian Games 2018, Indonesia Grup Mana?

Baca: Obor Asian Game 2018 Bakal Dibawa Mikha Tambayong, Begini Persiapan Dirinya

Selain itu, dilansir AFP, pasukan elite Angkatan Laut, SEAL, juga menunggah video detik-detik penyelamatan 12 remaja dan seorang pelatih dari Goa Tham Luang.

Dalam keterangan video, SEAL mengatakan tidak akan melupakan 18 hari di mana seluruh dunia bersatu dan mengeluarkan mereka.

"Kami bakal mengenang pengorbanan, keberanian, dan persahabatan yang indah ini. Sebuah operasi yang tidak akan dilupakan dunia," ujar SEAL.

Lebih lanjut, Perdana Menteri Prayut Chan-o-Cha menyanggah pemberitaan bahwa remaja itu dibius agar tidak panik.

Sebelumnya, sejumlah penyelam anonim yang ikut dalam operasi berkata ke-12 remaja itu ditenangkan ketika menyelam.

Mereka kemudian diikat pada salah satu penyelam yang bakal membawa mereka keluar, setelah itu diletakkan pada sebuah tandu.

Chan-o-Cha berkata, yang dilakukan tim penyelamat adalah memberi obat anti-gelisah seperti yang diberikan pada tentara.

"Ketika kami membawa mereka, kami bakal menjadi fokus sehingga meningkatkan peluang selama," tutur Chan-o-Cha.

Sebelumnya, tim sepak bola Mu Pa dilaporkan hilang sejak 23 Juni, dan ditemukan dua orang penyelam Inggris pada pekan lalu (2/7/2018).

 Kisah ke-12 remaja dan seorang pelatih yang terperangkap menjadi perhatian dunia, dan mengundang para relawan dari seluruh dunia untuk membantu.

Operasi untuk menyelamatkan 13 anggota Mu Pa itu pertama dilaksanakan pada Minggu (8/7/2018), dan sukses mengeluarkan empat remaja. 

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help