Komisi Yudisial Gelar Diskusi Publik, Pekanbaru dan Semarang Jadi Kota Perdana 

Ada empat pemateri yang dihadirkan yakni pimpinan atau anggota KY, Kepala Pengadilan Tinggi Riau, Kapolda Riau dan Dekan Fakultas Hukum Riau

Komisi Yudisial Gelar Diskusi Publik, Pekanbaru dan Semarang Jadi Kota Perdana 
Tribunpekanbaru/nolpitoshendri
KY RI Gelar Diskusi Publik 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU. COM, PEKANBARU- Komisi Yudisial (KY) menggelar diskusi publik di Pekanbaru pada Kamis (12/7/2018) di Hotel Premiere Jalan Jenderal Sudirman.

Diskusi publik ini bertemakan "Perbuatan merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim dan upaya penegakkan hukumnya".

Dalam diskusi ini KY mengundang dari pihak akademisi, NGO, praktisi, jurnalis.

Ketua Panitia Diskusi Publik KY RI, Kurniawan kepada Tribunpekanbaru.com menyebut, tujuan diskusi publik ini yakni, meningkatkan pemahaman tentang perbuatan merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim dan upaya penegakkan hukumnya dengan hakim yang bersih, meningkatkan pengetahuan dimensi dan indikator perbuatan merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim dan upaya penegakkan hukumnya, dan memberikan pengetahuan tentang proses hukumnya.

Baca: Aher Lebih Dilirik Jadi Pendamping Prabowo di Pilpres 2019

Baca: Begini Alasan Mantan Ketua BEM Kampus di Padang yang Tega Buang Bayi Sendiri

"Dasar diadakannya diskusi publik ini, sesuai undang-undang pembentukan KY,  KY tidak saja berfungsi penegakan hukum semata namun juga yudisial education. Diskusi ini dilaksanakan di enam kota, pertama dilaksanakan di Pekanbaru dan Semarang," ungkap Kurniawan.

Ada empat pemateri yang dihadirkan yakni pimpinan atau anggota KY, Kepala Pengadilan Tinggi Riau, Kapolda Riau dan Dekan Fakultas Hukum Riau

Diskusi publik ini berlangsung hingga siang dari pukul 09.00 WIB.(*)

Baca: Pengiriman Data Hasil Rekapitulasi KPU Riau Temui Kendala, Abdul Hamid: Mungkin Jaringan

Baca: Inggris vs Kroasia: Sempat Tertinggal, Kroasia Melangkah ke Final Setelah Gol Dramatis Tercipta

Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help