Pilgub Riau 2018

Pengiriman Data Hasil Rekapitulasi KPU Riau Temui Kendala, Abdul Hamid: Mungkin Jaringan

Data yang sudah mulai dimasukkan sejak selesai rekapitulasi, kembali ke angka nol, dan dimulai kembali.

Pengiriman Data Hasil Rekapitulasi KPU Riau Temui Kendala, Abdul Hamid: Mungkin Jaringan
Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Foto Ketua KPU Riau, Nurhamin menandatangani Plano hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi di Hotel Aryaduta, Minggu (8/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pengiriman data hasil rekapitulasi tingkat provinsi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau ke KPU RI mengalami kendala.

Harusnya, data tersebut sudah masuk seperti daerah lainnya di Indonesia.

Sejak KPU Riau menyelesaikan rekapitulasi tingkat provinsi pada Minggu (8/7/2018) lalu di Hotel Aryaduta, hingga Rabu (11/7/2018) data tersebut belum kunjung masuk ke KPU RI.

Komisioner KPU Riau Divisi Teknis, Abdul Hamid mengatakan, terkendalanya data dari Riau tersebut masuk berkemungkinan dikarenakan rusaknya jaringan, sehingga menyebabkan hasil rekapitulasi yang sudah dikirim sebelumnya menjadi gagal.

Baca: Kapolres Pangkep Menangis Dicopot Jabatannya, Usai Dituduh Selingkuh dengan Polwan

Baca: Inggris vs Kroasia: Inggris Kembali Dipecundangi Negara Kecil, Ini Faktanya

"Berkemungkinan karena jaringan. Data sebelumnya sudah kita masukkan, tapi tiba-tiba error," kata Abdul Hamid kepada Tribun, Rabu.

Akibatnya, pada Rabu tersebut, data yang sudah mulai dimasukkan sejak selesai rekapitulasi, kembali ke angka nol, dan dimulai kembali.

"Tadi angkanya kembali ke nol, dan sudah masuk kembali, kita akan kawal terus," imbuhnya.

Seharusnya menurut Hamid pada Rabu tersebut sudah selesai pengiriman data dilakukan, karena KPU Riau termasuk cepat menyelesaikan rekapitulasi tingkat provinsi.

"Dari Kuta saja, bisa dibilang agak terlambat, namun mereka sudah masuk datanya. Kita termasuk cepat menyelesaikan rekapitulasi tersebut, kalau jaringan tidak bermasalah berkemungkinan sudah masuk datanya," ulasnya.

Sementara itu, pihak KPU Riau memastikan tidak ada gugatan dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari Riau ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi.

Ketua KPU Riau, Nurhamin mengatakan, sebagaimana regulasinya, jika tidak ada pemberitahuan dari MK yang melakukan gugatan selama 3x24 jam setelah rekapitulasi, maka harusnya proses persiapan penetapan calon sudah bisa dilakukan.

Sehingga pada Rabu, karena tidak ada pemberitahuan dari MK, pihak KPU Riau kemudian berinisiatif untuk menyurati pihak MK, untuk kepastiannya apakah ada gugatan atau tidak.

Baca: Inggris vs Kroasia: Sempat Tertinggal, Kroasia Melangkah ke Final Setelah Gol Dramatis Tercipta

Baca: Usai Terjebak 14 Hari di Goa, Begini Kondisi Tim Sepak Bola Asal Thailand Ini

Namun pada dasarnya KPU Riau sudah yakin tidak ada gugatan, karena pada Rabu ini MK juga sudah merilis nama-nama daerah dan calon yang melakukan gugatan dan Riau tidak termasuk di dalamnya.

"Berkemungkinan penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih akan kita lakukan diatas tanggal 23 Juli 2018 mendatang," tuturnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved