Asian Game 2018

Selama Asian Games 2018, Warga di Sekitar Venue Dilarang Memotong Hewan

Ada hal menarik ketika Asian Game 2018 nanti dilangsungkan di kota Jakarta-Palembang pada 18 Agustus-2 September mendatang.

Selama Asian Games 2018, Warga di Sekitar Venue Dilarang Memotong Hewan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Maskot Asean Games 2018 dipajag di ligkungan Wisma Atlet, Jakarta Timur, Selasa (3/4/2018). Sejumlah venue yang akan digunakan dalam pertandigan Asian Games 2018 mendatang, sudah siap dipakai. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada hal menarik ketika Asian Game 2018 nanti dilangsungkan di kota Jakarta-Palembang pada 18 Agustus-2 September mendatang.

Baca: Bakal Melintasi Riau, Inilah Pesan yang Terkandung dalam Pawai Obor Asian Game 2018

Sebelum Asian Game resmi digelar, pemerintah melakukan sosialisasi larangan untuk menyembelih hewan.

Sekitar 35 masjid di sekitar arena Jakarta Equestrian Park terkena dampak dari peraturan larangan penampungan dan pemotongan hewan selama gelaran Asian Game 2018.

Larangan tersebut sudah lama disosialisasikan kepada Walikota dan Camat oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca: Berikut Hasil Undian Bola Voli Asian Game 2018, Indonesia Grup Mana? 

"Itu sudah di sosialisasikan sejak lama. sudah sejak lama walikota, camat, menyampaikan bahwa, masyarakat sudah tau itu," kata Anies yang dilansir dari Tribunnews.

Ada alasan tersendiri mengenai pelarangan memotong hewan di sekitar tempat digelarnya Asian Game 2018.

Pelarangan 35 masjid memotong hewan tersebut dikarenakan lokasinya yang berada dalam radius satu kilometer dari Jakarta Equestrian Park sesuai ketentuan EDFZ (Equine Disease Free Zone).

Baca: Hasil Undian Sepakbola Asian Game 2018, Timnas Indonesia Satu Grup dengan Taiwan

EDFZ sendiri merupakan syarat utama menggelar Asian Gamebagi penyelenggara perlombaan berkuda yang dikeluarkan oleh organisasi kesehatan hewan dunia (OIE).

"Karena disana ada equistrian yang kuda-kudanya memiliki sensitivitas dan aturan tentang binatang yang berada disekitar sana sangat ketat," ujar Anies Baswedan menambahkan.

Sebanyak 35 masjid itu tersebar di enam kelurahan di sekitar Jakarta Timur dan Jakarta Utara, yakni Kelurahan Kayu Putih, Kelurahan Rawamangun, Kelurahan Pulo Gadung, Kelurahan Jati, Kelurahan Kelapa Gading Barat, dan Kelurahan Kelapa Gading Timur.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help