Sudah Bekerja Siang dan Malam, Dewan Tetap Cemaskan 2 Flyover Tidak Tuntas Tahun Ini

Malam hari pun digunakan pemborong untuk bekerja menggesa kedua pembangunan flyover tersebut.

Sudah Bekerja Siang dan Malam, Dewan Tetap Cemaskan 2 Flyover Tidak Tuntas Tahun Ini
Istimewa
Wakil ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM  – Beberapa waktu belakangan pihak kontraktor bekerja ekstra untuk menyelesaikan pembangunan flyover yang berada di Perempatan SKA dan Perempatan Pasar pagi Arengka, jalan Soekarno-Hatta.

Bahkan tidak hanya siang, malam hari pun digunakan pemborong untuk bekerja menggesa kedua pembangunan tersebut.

Baca: Usus Nenek Berlubang di 4 Bagian karena Telan Benda Ini Saat Minum Obat, Ketahuan Setelah 2 Minggu

Dari keudanya juga sudah tampak mulai jalan flyover yang dibangun, walau belum terlalu banyak.

Namun demikian, dari kondisi yang ada saat ini, pihak DPRD Riau menilai pembangunan dua flyover tersebut masuk lintasan kritis, dan diperkirakan progres pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan, yakni hingga akhir Desember 2018 mendatang.

Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, dalam manajemen kontruksi, masalah waktu merupakan hal yang paling menentukan.

Baca: Pasangan Ini Selalu Menyekap Putra Kembarnya dalam Kerangkeng Kayu Sempit, Terkuak Alasannya. .

Di pertengahan tahun ini, pihaknya melihat progress pembangunan 2 flyover tersebut belum tampak perkembangan yang signifikan, padahal tinggal setengah tahun lagi.

“Kami melihat saat ini masuk lintasan kritis, atau critical path. Kegiatan pembangunan yang berjalan tidak seaktif yang kita harapkan. Saya kawatir di akhir tahun ini tidak selesai. Kalau enggak selesai tentu sangat-sangat mengecewakan masyarakat dan semua pihak,” kata pria yang akrab disapa Dedet ini kepada Tribun, Sabtu (14/7).

Baca: Sisi Lain Timnas Kroasia: Negara Seluas Jawa Barat Hingga Stadion Tak Lebih 35 Ribu Kursi Penonton

Dedet juga mengatakan, pihaknya sudah meminta Komisi IV untuk melakukan pengawasan melekat, dan juga mendesak dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk segera melakukan percepatan 3 kali dibanding saat ini.

Ditambahkannya, pihaknya juga meminta agar kontraktor berinovasi agar bisa mengejar deadline dengan berbagai cara. Tidak hanya memanfaatkan waktu malam tapi juga cara lainnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved