Dumai

4,4 Miliar untuk Bangun SPAM di Dumai, Pengerjaannya Sudah 65 Persen

Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran hingga Rp 4,4 miliar untuk membantu proyek pembangunan delapan titik sumur bor bagi 388 sambungan rumah

4,4 Miliar untuk Bangun SPAM di Dumai, Pengerjaannya Sudah 65 Persen
Tribun Pekanbaru/Fernando
Satu menara air yang merupakan bagian sumur bor proyek SPAM instalasi air bersih tahun 2017 di Komplek Masjid Al Hijriah, Jalan Gunung Merapi, Kota Dumai. Pada tahun rencananya ada penambahan delapan titik sumur bor baru, guna mempermudah akses air bersih bagi masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI- Pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 menggelontorkan anggaran hingga Rp 4,4 Miliar. Dana ini untuk membantu proyek pembangunan delapan titik sumur bor bagi 388 sambungan rumah di Kota Dumai.

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Instalasi Air Bersih ini tersebar di delapan kelurahan di Kota Dumai.

Baca: Riau Pertahankan Juara Umum Pornas VIII SOIna 2018

"Jadi keberadaan proyek ini untuk membantu akses air bersih bagi masyarakat di pinggiran kota," terang Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai, Riau Satriya kepada Tribun, Minggu (22/7/2018).

Menurutnya, tahun ini ada delapan titik sumur bor baru. Pada SPAM ini terdapat bak, kontrol dan sumur sedalam 300 meter. Masyarakat di kelurahan pun mengelola sumur bor yang ada untuk ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Baca: Silahkan Pelajari Kisi-kisi dan Download Soal-soal CPNS 2018 Disini, Siapkan Diri dari Sekarang

Proyek SPAM instalasi air bersih ini jumlahnya sambungan rumahnya bertambah dari tahun 2017 silam. Target di tahun 2017 hanya 384 sambungan rumah. Lokasi pembangunannya menyebar di 10 kelurahan dengan anggaran mencapai Rp 4,8 Miliar.

Capai 65 Persen

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berupa instalasi air bersih jadi prioritas pelayanan bagi masyarakat terus digesa hingga tahun 2019 mendatang. Kebanyakan pembangunan non perpipaan berupa sumur yang tidak kering. Pembangunan SPAM berupa non perpipaan mencapai 65 persen. Pembangunan jaringan perpipaan hanya 34 persen.

Pemerintah kota pun berupaya mendorong adanya akses air minum layak dan berkelanjutan bagi masyarakat. Caranya dengan menyediakan sumur yang berada di kawasan pinggiran. Akses air tersedia bagus dan berlanjutan.

Baca: Dewan Minta Kadis PUPR Tegas Pada Kontraktor Proyek Jembatan Siak IV dan Flyover

"Jadi selain menggesa proyek perpipaan air bersih, kita tetap gesa pembangunan sumur bor," tutur Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai, Riau Satriya kepada Tribun, Minggu (22/7/2018).

Pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 menggelontorkan anggaran hingga Rp 4,4 Miliar. Dana ini untuk membantu proyek pembangunan delapan titik sumur bor bagi 388 sambungan rumah di Kota Dumai. Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Instalasi Air Bersih ini tersebar di delapan kelurahan di Kota Dumai. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help