Bocah 10 Tahun Jadi Korban Peluru Nyasar Tewas dalam Pelukan Ibunya, Ini Kalimat Terakhirnya

Seorang ibu mengungkapkan kata-kata terakhir menyedihkan dari putrinya yang meninggal dalam pelukannya.

Bocah 10 Tahun Jadi Korban Peluru Nyasar Tewas dalam Pelukan Ibunya, Ini Kalimat Terakhirnya
Unilad
Lokasi kejadian tempat bocah 10 tahun terkena peluru nyasar yang akhirnya meninggal dalam pelukan ibunya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang ibu mengungkapkan kata-kata terakhir menyedihkan dari putrinya yang meninggal dalam pelukannya.

Putrinya itu terkena tembakan peluru nyasar selama terjadi aksi tembak-menembak di Washington D.C seperti dilansir tribunpekanbaru.com dari UNILAD.com.

Makiyah Wilson, yang meninggal pada hari Senin, 16 Juni, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 10 beberapa hari yang lalu sebelum dia ditembak di luar apartemennya.

Dalam wawancaranya yang memilukan, ibunya, Donnetta Wilson, mengungkapkan kata-kata terakhir putrinya sebelum meninggal dalam pelukannya.

Makiyah memberi tahu ibunya,

"Ibu, tenanglah. Rasanya seperti terbakar saat dia mencoba tetap tenang," katanya.

Donetta Wilson ada di dalam apartemennya ketika penembakan terjadi.

Menurut akun GoFundMe yang diatur dalam nama putrinya, Makiyah meninggalkan apartemen untuk membeli es krim.

Baca: Inneke Koesherawati Tak Kuasa Menahan Tangis Selesai Diperiksa KPK

Tetapi sebelum dia beranjak dari beranda depan rumah dia ditembak di dada.

Donnetta yang emosional berkata pada NBC4,

Halaman
123
Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help