Meranti

Disurati MUI Meranti, Dinkes Hentikan Vaksinasi MR

Lantaran baru menerima surat dari MUI, ia terpaksa membatalkan penyuntikan vaksin tersebut.

Disurati MUI Meranti, Dinkes Hentikan Vaksinasi MR
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Vaksin MR. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG-Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti menyayangkan surat permohonan penundaan pemberian vaksin Measles Rubella (MR) yang diajukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertepatan dengan waktu pencanangan.

Padahal, jauh-jauh hari pihak Diskes telah melakukan sosialisasi pemberian vaksin MR ke masyarakat dan intansi terkait.

Kabid P2P Diskes Kabupaten Kepulauan Meranti, Fahri mengungkapkan, surat permohonan dari MUI tersebut ia terima pada Rabu (1/8/2018) kemarin siang.

Baca: Meski Polemik, Vaksinasi MR di Pekanbaru Tetap Akan Dilaksanakan

Baca: Pelabuhan Roro Dumai-Rupat Lumpuh, DPRD Temui ASDP di Jakarta

Padahal, saat itu pihaknya telah melaksanakan penyuntikan vaksin kepada anak-anak.

"MUI Meranti menyerahkan surat permohonan penundaan tepat di hari kami akan memulai pencanangan, kira-kira sekitar pukul 11.00 WIB. Seharusnya kan jauh-jauh hari," ujar Kabid P2P Diskes Kabupaten Kepulauan Meranti, M Fahri, Kamis (2/8/2018).

Lantaran baru menerima surat dari MUI, ia terpaksa membatalkan penyuntikan vaksin tersebut.

Baca: 81 Kepsek di Pelalawan Dijabat Plt, DPRD Minta Disdik Serius

Ia khawatir, kegiatan pemberian vaksin akan mendapat penolakan dari masyarakat.

"Jika kita paksakan, tidak akan efektif. Sebab, nanti banyak yang menolak. Akibatnya, percuma juga," ujar Fahri.

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved