Tembilahan

Dugaan Pencemaran Nama Baik PA 212, Penyidik Polres Inhil Minta Keterangan Ahli

“Apabila telah memenuhi unsur – unsur pidana, permasalahan tersebut akan diteruskan ke tingkat Penyidikan,”

Dugaan Pencemaran Nama Baik PA 212, Penyidik Polres Inhil Minta Keterangan Ahli
Tribun Pekanbaru
Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.IK, MH bersama Front Pembela Islam (FPI) dan PA 212 Kabupaten Inhil di Ruang Kerja Kapolres Inhil, Kamis (2/8/2018) pagi. 

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Perkembangan proses laporan pengaduan dugaan Tindak Pidana (TP) Pencemaran nama baik terhadap PA 212 oleh Akun Facebook atas nama Oyonk Maldini memasuki tahap penyelidikan.

Saat ini tim penyidik Sat Reskrim Polres Inhil sedang dalam tahap meminta keterangan Saksi Ahli Bahasa dan Ahli Pidana di Pekanbaru.

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S. IK, MH mengungkapkan, bahwa masalah laporan pengaduan tentang dugaan tindak pidana Pencemaran Nama Baik dan Fitnah terhadap PA 212 oleh Akun Facebook milik Oyonk Maldini sedang dalam proses oleh Polres Inhil dari tingkat Penyelidikan ke penyidikan.

Baca: 10 Hektare Lahan di Gili Lawa Darat Pulau Komodo Terbakar, Api Diduga Berasal dari Sini

“Apabila telah memenuhi unsur – unsur pidana, permasalahan tersebut akan diteruskan ke tingkat Penyidikan,” ujar Kapolre5þs Inhil dalam pertemuan bersama Front Pembela Islam (FPI) dan PA 212 Kabupaten Inhil di Ruang Kerja Kapolres Inhil, Kamis (2/8/2018) pagi.

Mengenai rencana aksi damai PA 212 terhadap kasus ini di Polres Inhil yang menurut rencana akan dilakukan pada hari Jum’at (3/8/2018).

Menurut Kapolres Inhil, Polres Inhil tidak melarang atau mempermasalahkan untuk menyampaikan aspirasi, namun hendaknya pelaksanaan aksi tersebut harus sesuai dengan aturan perizinan yang berlaku.

“Sehubungan belum adanya Surat Pemberitahuan dari FPI Inhil untuk 655melakukan Aksi Damai di Polres Inhil belum diterima oleh Sat Intelkam Polres Inhil, maka Pelaksanaan Aksi tersebut di tunda dikarenakan tidak memenuhi aturan yang berlaku sampai waktu yang belum ditentukan,” imbuh Kapolres Inhil.

Baca: Serapan Anggaran di 13 OPD Masih Minim, Ada yang Masih 3 Persen Hingga Agustus Ini

Lebih lanjut, Wakil MUI Inhil, Ustd. H.M. Efendi, Lc yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyarankan agar FPI Inhil dan pihak – pihak lainya dapat menahan diri untuk tidak melakukan aksi tersebut, apalagi dengan adanya pertemuan dan musyawarah ini diketahui proses kasus tersebut dalam penanganan oleh Polres Inhil.

“Apabila aksi damai tersebut dilaksanakan juga, di khawatirkan akan adanya pihak – pihak tertentu yang menumpangi aksi tersebut untuk menimbulkan permasalahan baru,” ucapnya.

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help