Kampar

Kemenag Kampar Minta Madrasah dan Ponpes Tunda Vaksinasi MR

Kantor Kementerian Agama Kampar mengimbau seluruh madrasah dan pondok pesantren menghentikan sementara pemberian vaksin

Kemenag Kampar Minta Madrasah dan Ponpes Tunda Vaksinasi MR
Tribun Pekanbaru
Pemerintah Kabupaten Kampar mencanangkan vaksinasi Measles Rubella, Rabu (1/8/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kantor Kementerian Agama Kampar mengimbau seluruh madrasah dan pondok pesantren menghentikan sementara pemberian vaksin kepada peserta didik.

Imbauan ini menindaklanjuti surat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kampar tanggal 1 Agustus 2018.

Kepala Kantor Kemenag Kampar, Alfian mengaku telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor B-1283/KK.04.4/6/BA.03.2/8/2018 tertanggal 2 Agustus.

Surat itu disebar kepada seluruh Kepala Madrasah dan pimpinan Pimpinan Pondok Pesantren.

Baca: Ternyata Manusia Punya Sisi Aneh dan Konyol Saat Sedang Bosan, 7 Foto Ini Jadi Buktinya

Baca: Warga Pulau Gelang Inhu Resah Beruang Berkeliaran di Areal Kebun

"Kita minta supaya imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) ditunda sampai ada keputusan lebih lanjut," kata Alfian dalam rilis tertanggal Kamis (2/8) yang diterima Jumat (3/8).

Didampingi Humas Kemenag Kampar, Gustika Rahman, Alfian mengutip alasan yang menjadi pertimbangan MUI untuk meminta penundaan vaksinasi.

Pertama, vaksin MR belum mendapat sertifikat halal dari LP-POM MUI. MUI‎ Pusat akan mengambil kebijakan secara nasional terkait vaksin MR pada 8 Agustus nanti.

Alfian meminta Kepala Madrasah, Pimpinan Pondok Pesantren dan Kepala Urusan Agama se-Kampar mensosialisasikan penundaan ini kepada siswa-siswi.

"Khususnya (siswa) beragama Islam," katanya.

Penundaan sampai adanya keputusan tentang kehalalal vaksin MR. (*)‎

Penulis: Fernando
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved