Meranti

Ribuan Hektar Lahan di Meranti Akan Dilepaskan Dari Kawasan Hutan

"Berarti 259.652 hektare lahan di Meranti masih berstatus kawasan hutan. Sebab itu, kita akan berusaha

Ribuan Hektar Lahan di Meranti Akan Dilepaskan Dari Kawasan Hutan
Tribun Pekanbaru/ Guru Budi Wibowo
Tanaman kelapa di perkebunan masyarakat terhampar di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Meranti, M Murod mengatakan Meranti mendapatkan kuota seluas 4.327 hektare kawasan hutan yang akan dilepaskan menjadi area peruntukan lain (APL).

Lahan tersebut tidak hanya untuk perseorangan, melainkan juga intansi, fasilitas umum badan keagamaan.

"Kalau untuk fasilitas umum dan badan keagamaan tidak perlu harus menguasai selama 20 tahun, bahkan kita akan prioritaskan," ujar M Murod, Jumat (3/8/2018).

Baca: Zodiak 4 Agustus 2018, Taurus Lagi Sensitif Suasana Hati Gampang Berubah, Hindari Pertengkaran

Meskipun terdengar luas, namun dari peta indikatif KLHK terlihat jelas jika di antaranya sudah berstatus APL.

Jumlahnya juga tidak sedikit, bahkan luas lahannya mencapai 876 hektare.

Baca: MUI Minta Vaksinasi Measles Rubella di Sekolah Ditunda, Begini Sikap Disdikpora Kampar

"Jadi tidak perlu lagi melalui program TORA, sebab itu pak bupati minta kuotanya ditambah," ujar Murod.

Apalagi lahan yang masuk kawasan hutan di Meranti mencapai 72 persen.

Sementara lahan yang berstatus APL hanya seluas 28 Pesen.

"Berarti 259.652 hektare lahan di Meranti masih berstatus kawasan hutan. Sebab itu, kita akan berusaha mengajukan penambahan luas kawasan hutan melalui TORA menjadi 39.490 hektare jika program ini berjalan sukses," ujarnya.

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved