Ikut Nyaleg, Bupati Harris Minta Pegawai Honor Pemda Pelalawan Mengundurkan Diri

Bacaleg tahun 2019 di Kabupaten Pelalawan diramaikan juga oleh para pegawai honor yang bekerja di lingkungan Pemda.

Ikut Nyaleg, Bupati Harris Minta Pegawai Honor Pemda Pelalawan Mengundurkan Diri
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Bursa Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) tahun 2019 di Kabupaten Pelalawan diramaikan juga oleh para pegawai honor yang bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda).

Hal itu terlihat saat proses pendaftaran hingga veryfikasi berkas Bacaleg yang diajukan Patai Politik (Parpol) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan.

Baca: Kejuaraan Dunia 2018 - He Bingjiao Sang Penakluk Ratu Bulu Tangkis dari China Akhirnya Takluk

Kabar beberapa honorer yang mencaleg ternyata sudah sampai ke telinga Bupati Pelalawan, HM Harris.

Ia mengimbau Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bekerja di lingkungan Pemda agar segera mengundurkan diri, jika lolos sebagai Caleg. Paling lambat setelah Daftar Calon Tetap (DCT) diumumkan oleh KPU.

"Kita mintalah ya agar mereka (honorer) mundur. Apalagi nanti sudah lolos jadi Caleg tetap. Nanti saya suruh pak Sekda untuk mendatanya," ungkap Bupati Harris kepada tribunpelalawan.com, Minggu (5/8/2018).

Bupati Harris merujuk pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018.

Baca: Elly Sugigi Dilaporkan Rekan Bisnis, Inilah 6 Fakta Penonton Bayaran di Acara TV

Dimana pegawai atau karyawan yang gajinya bersumber dari anggaran pemerintah musti mengundurkan dari.

Sama halnya seperti PNS, TNI, Polri, dan lain-lainnya.

Namun untuk lebih memperjelas kebijakan itu, Harris meminta KPU lebih tegas terkait pegawai honor ini.

Lembaga pemilu mesti meminta Caleg yang berstatus honorer mengajukan pengunduran dirinya.

"KPU juga harus tegas disini. Jadi sama-sama menekankan," tandasnya.

Saat ini tahapan pencalegkan memasuki masa veryfikasi berkas perbaikan yang diajukan Parpol ke KPU.

Proses ini akan berlangsung hingga tanggal 7 Agustus mendatang. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help