Dumai

Kejari Dumai Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi Penyelewengan Dana Karhutla ke PN Tipikor Pekanbaru

Kejari Dumai serahkan berkas perkara dugaan penyelewengan dana tanggap darurat bencana kabut asap 2014 ke pengadilan negeri pekanbaru

Kejari Dumai Limpahkan Berkas Dugaan Korupsi Penyelewengan Dana Karhutla ke PN Tipikor Pekanbaru
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI- Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai akhirnya melimpahkan perkara Dugaan Penyelewengan Dana Tanggap Darurat Bencana Kabut Asap pada tahun 2014 silam.

Proses pelimpahan berkas ke Pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru berlangsung Senin (6/8/2018) kemarin. Mereka menyerahkan tiga berkas terdakwa.

Baca: KPU Segera Umumkan Nama Bacaleg untuk Kota Pekanbaru

"Kita sudah limpahkan berkas terdakwa ke pengadilan tipikor," terang Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Dumai, Jendra Firdaus kepada Tribun, Selasa (7/8/2018).

Baca: Gol Bunuh Diri Pemain Timnas Laos Unggulkan Malaysia Babak Pertama Piala AFF U-16 2018

Menurutnya, dugaan korupsi ini menjerat tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Dumai. Satu di antaranya yakni NI (Mantan Kepala Pelaksana BPBD Dumai). Dua oknum ASN lagi yakni SH (Mantan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Dumai) dan WI (Bendahara BPBD Dumai).

Baca: Dojang Beringin Raih 7 Medali di Taekwondo Piala Danlanal Batam

Jendra tidak merinci peran dari ketiganya.
Pihak Kejari Dumai sudah menahan ketiganya sejak akhir April 2018 silam. Ketiganya sempat jalani penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Dumai.

Pihak jaksa sudah memindahkan ketiganya ke rutan dan lapas di Pekanbaru sejak akhir Juni 2018. Dua di antaranya jalani penahanan di Lapas Wanita Pekanbaru dan satu lagi jalani penahanan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru. Mereka saat ini menanti jadwal sidang.

Baca: Inspektorat Sebut Surati Dinas Terkait sebagai Tindaklanjut Temuan BPK soal Proyek Semenisasi

Jendra berencana memimpin langsung tim JPU Kejari Dumai dalam sidang perkara tersebut. Para mantan pejabat di BPBD Dumai sudah menyandang status tersangka sejak akhir tahun 2017.

Baca: Profil Eva Kusuma Sundari Diubah Jadi Anggota Situs Porno di Wikipedia,Ini Langkah yang Diambilnya

Ketiganya diduga kuat terlibat penyelewengan Dana Tanggap Darurat Bencana Kabut Asap pada tahun 2014.
Perbuatan ketiganya merugikan negara hingga Rp 219 juta.(fer)

Penulis: Fernando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved