Pekanbaru

Paling Lambat Banggar DPRD Pekanbaru Bahas APBD Perubahan Senin Pekan Depan

Setelah Pemko Pekanbaru menyampaikan draf APBD-Perubahan 2018 kemarin, Banggar DPRD Pekanbaru mengagendakan pembahasannya

Paling Lambat Banggar DPRD Pekanbaru Bahas APBD Perubahan Senin Pekan Depan
.
DPRD 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com,  Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Setelah Pemko Pekanbaru menyampaikan draf APBD-Perubahan 2018 kemarin, Banggar DPRD Pekanbaru mengagendakan pembahasannya.

Juru bicara Banggar DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti menjelaskan, berdasarkan draf yang disampaikan Pemko tersebut, pihaknya tentu tidak akan memperlembat pembahasannya.

Baca: Tertera di LPSE, Perusahaan Ini Pernah Digugurkan sebagai Pemenang Lelang

Apalagi untuk pembahasan anggaran perbuahan tersebu, tidak memerlukan waktu yang lama. "Ya, Senin pekan depan paling lambat dibahas. Kita sudah sampaikan ke pimpinan," kata Ida kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (9/8/2018).

Baca: Sedang Memasak Ditinggal Pergi, Rumah Milik Warga Ini Ludes Dilahap Api

Dijelaskan Politisi Golkar tersebut, pada anggaran perubahan nanti, kemungkinan akan bertambah nilainya, setelah dirasionalisasi. Dana yang bertambah tersebut bersumber dari penambahan dari dana BOS.

Baca: Asus VivoBook Pro N580VD Direkomendasikan Untuk Video Maker

"Nilainya bertambah, karena ada dana BOS yang masuk. Untuk pembahasannya, kita kebut aja, karena tidak banyak perubahan. Karena di saat bersamaan, kita juga membahas APBD murni 2019," akunya.

Sebelumnya, Sekko Pekanbaru M Noer MBS mengakui, memang ada rasionalisasi, sehingga nilai APBD- Perubahan turun dari APBD Murni. Hanya saja, rasionalisasi atau pengurangan tersebut tidak terlalu signifikan. Paling banyak sebesar 5 persen saja.

Baca: Lolos ke Final Piala AFF U-16 2018, Siapakah Lawan Timnas Thailand, Indonesia atau Malaysia?

Untuk nilai APBD-Perubahan tersebut, diperkirakan antara Rp 2,1 triliun hingga Rp 2,2 triliun.

"APBD Murni 2018 kan Rp 2,4 triliun. Kemungkinan kita di bawah itu. Namun di atas angka Rp 2,1 triliun lah," papar M Noer.

Baca: Bapenda Rohul MoU dengan Bank Riau Kepri untuk Pembayaran Pajak Online

Dengan adanya rasionalisasi tersebut, akan ada beberapa kegiatan tertunda. "Bisa saja ada kegiatan kita geser," katanya. (Saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help