Pekanbaru

Polisi Ringkus 2 Pelaku Curas Terhadap WNA Singapura di Pekanbaru, Seorang Lagi Buron

Satreskrim Polresta Pekanbaru meringkus pelaku curas terhadap WNA asal Singapura, Hamidah binti Abdullah pada Jumat lalu.

Polisi Ringkus 2 Pelaku Curas Terhadap WNA Singapura di Pekanbaru, Seorang Lagi Buron
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto (tengah) didampingi Kanit Buser Ipda Rachmat Wibowo (kiri) dan Kasubbag Humas Ipda Budhia (kanan) saat mengekspos dua pelaku curas terhadap WNA asal Singapura, Kamis (9/8/2018). Sejumlah barang bukti turut diamankan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aparat Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap WNA asal Singapura, Hamidah binti Abdullah pada Jumat (3/8/2018) lalu.

Dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap. Mereka adalah ZC alias Chandra (38) dan RJ alias Robby (43). Sedangkan satu lagi rekan mereka, EY saat ini masih buron.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto dalam kegiatan ekspos kasus, Kamis (9/8/2018), menjelaskan, kedua pelaku diamankan di dua lokasi berbeda.

Baca: Kentang Mutant Mirip Kaki Manusia, Pemiliknya Ngaku Agak Takut Saat Panen

Baca: Cicipi Mie Sagu, Habibie: Saya Kaget Loh Enak, Cuma . . .

ZC ditangkap petugas saat tengah berada di Jalan Pesisir, Rumbai. Sedangkan RJ dibekuk di Jalan HR. Soebrantas.

"Dalam penangkapan terhadap kedua pelaku, kita turut di-back up Direktorat Kriminal Umum Polda Riau," ucap Bimo.

Modusnya disebutkan Bimo, para pelaku mengintai korban yang baru keluar dari ATM atau gerai money changer (tempat penukaran uang).

"Korban dibujuk masuk ke dalam mobil, ketika mendekati pintu mobil korban diancam dan diseret masuk ke dalam lalu dipukuli. Barang dan uang korban kemudian diambil," beber Kasat Reskrim.

Bimo menjelaskan, korban yang baru keluar dari gerai money changer di Jalan Jenderal Sudirman, dibuntuti oleh para pelaku.

Hamidah binti Abdullah, WNA asal Singapura kehilangan sejumlah barang berharga seperti uang dan kartu penting lainnya. Dia dipaksa naik ke mobil oleh OTK saat tengah berjalan di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (3/8/2018).
Hamidah binti Abdullah, WNA asal Singapura kehilangan sejumlah barang berharga seperti uang dan kartu penting lainnya. Dia dipaksa naik ke mobil oleh OTK saat tengah berjalan di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (3/8/2018). (Istimewa)

Selanjutnya, korban dihampiri. Salah seorang diantara mereka berpura-pura kenal dengan korban dan mengajak korban naik ke mobil.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help