Pekanbaru

Pemko Pekanbaru Segera Bahas Nasib Pasar Induk, Salah Satu yang Jadi Perhatian Mengenai Ini

Pemko Pekanbaru segera memastikan kelanjutan pembangunan pasar Induk. Rapat akan dilakukan dengan mengundang dinas terkait

Pemko Pekanbaru Segera Bahas Nasib Pasar Induk, Salah Satu yang Jadi Perhatian Mengenai Ini
Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda
Kebutuhan Akan Pasar Induk - Suasana aktifitas bongkar muat beragam sayuran dan kebutuhan pokok lainnya di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, Sabtu (27/6/2015). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemko Pekanbaru akan menggelar rapat internal untuk membahas usulan perubahan adendum pembangunan Pasar Induk.

Rapat ini nantinya akan melibatkan dinas terkait, salah satunya adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Baca: Warga Binaan dan Petugas Rutan Kelas II B Dumai Gelar Doa Bersama untuk Indonesia

"Iya, Rabu besok kita rapat untuk membahas usulan adendum pasar induk," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Jumat (10/8/2018).

Baca: Petani Ditangkap Polisi karena Transaksi Narkoba, Ditemukan 6 Paket Sabu-Sabu Dalam Celana

Rapat ini nantinya akan fokus membahas berapa lama tenggat waktu yang akan diberikan kepada pihak kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaanya. Namun Ingot enggan memberikan bocoran berapa lama waktu yang diberikan kepada pihak kontraktor.

"Ada beberapa opsi, tapi terlalu prematur kalau saya sampaikan sekarang," katanya.

Baca: Prediksi Skor Mitra Kukar vs Persib Bandung di Liga 1 2018 Pukul 15.30 WIB, Live di Indosiar

Seperti diketahui, proyek pembangunan pasar induk yang berada di Jalan Soekarno Hattan Ujung dipastikan molor dari jadwal yang ditetapkan. Ingot mengungkapkan, target pembangunan pasar induk sudah harus selesai dibangun Oktober 2018 mendatang. Namun karena progres pembangunan berjalan lambat, pihak investor pun terpaksa harus merubah perjanjian kerjasama.

Baca: PSPS vs Persis Solo di Liga 2 2018, Persis Solo Waspadai Kekuatan Baru PSPS, Ini Susunan Pemain

"Mereka meminta perubahan adendum PKS, karena dalam pengerjaannya mereka terkendala persoalan administrasi,” kata Ingot.

Persoalan administrasi yang dimaksud adalah, adanya perubahan stuktur organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemko Pekanbaru. Sehingga proses penyelesaian administrasi seperti izin prinsip, izin pelaksana dan izin mendirikan bangunan (IMB) memakan waktu yang cukup lama.

Penandatangan kontrak kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan pada medio Oktober 2016 lalu. Sementara proses perizinan baru terlesaikan di Juli 2017 dan dilanjutkan dengan proses pembangunan. Sehingga proses administrasi memakan waktu sekitar 10 bulan.

Baca: Prediksi Skor Mitra Kukar vs Persib Bandung di Liga 1 2018 Pukul 15.30 WIB, Live di Indosiar

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help