Pilpres 2019

Prabowo Naik Mobil Menuju Gedung KPU. AHY Turut Mengantar ke KPU

Turut ikut mengantar pendiri Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, PKS, serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Prabowo Naik Mobil Menuju Gedung KPU. AHY Turut Mengantar ke KPU
Youtube/KompasTV
Foto tangkap layar saat Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres, Kamis (9/8/2018) malam 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra, PAN, PKS dan Partai Demokrat, naik mobil menuju Gedung KPU, Jumat (10/8/2018). Pasangan Prabowo-Sandiaga Uno mendaftar ke KPU diantar ribuan orang pendukung yang memadati jalanan menuju gedung KPU.

Saat ini, pukul 13.35, pasangan Prabowo-Sandiaga Uno sudah sampai di Gedung KPU.

Turut ikut mengantar pendiri Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, PKS, serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan ribuan pendukung.

Baca: El Rumi Putra Ahmad Dhani Buat Polling Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga, Hasilnya?

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pemerkosaan Bidan Desa di Ukui

Baca: Jadwal PSPS vs Persis Solo Liga 2 2018 Jumat 10 Agustus, 2 Pemain Persis Solo Dipastikan Absen

Sebuah kejutan terjadi hari terakhir pendaftaran pasangan Capres dan Cawapres peserta pemilihan Presiden (pilpres) 2019 ke KPU, Jumat (10/8/2018).

Majelis Tinggi Partai Demokrat memutuskan mendukung pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Namun, bukan Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengumumkan, tapi sang "putra mahkota" Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang tampil menyampaikan langsung hasil rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat.

"Kata banyak orang usia 40 tahun itu adalah usia yang baik untuk meningkatkan aktualisasi diri. Saya mengucapkan terimakasih atas semua doa dan semua ucapan yang baik," kata AHY.

Pelajaran yang sangat berharga, katanya, bahwa tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai cita-cita. Tak ada pemimpin hebat tanpa tempaan.

"Terimakasih atas dukungan kader Partai Demokrat dan anak-anak muda yang berharap dan mendorong saya untuk maju di Pilpres 2019. Saya sudah berupaya semaksimal mungkin dan berkeliling Indonesia dalam menyerap aspirasi. Namun, saya belum mempunyai peluang untuk menjadi Cawapres seperti keinginan banyak pendukung," ungkap AHY.

AHY menyebut, ia menangkap rasa sedih, kecewa banyak pihak terhadap realitas ini.

Halaman
1234
Penulis: harismanto
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help