Meranti

Soal Ketenagakerjaan, DPRD Meranti Tegur PT EMP

"Banyak perusahaan subkontraktor PT EMP yang tidak mengumumkan tenaga kerjanya ke Pemkab Kepulauan Meranti.

Soal Ketenagakerjaan, DPRD Meranti Tegur PT EMP
DOK/energy mega persada

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti meminta PT Energi Mega Persada (EMP) segera mengevaluasi subkontraktor yang bekerjasama dengan perusahaan eksplorasi Migas tersebut.

Komisi II DPRR juga meminta agar pihak PT EMP bertindak tegas terhadap mereka yang dinilai mengabaikan peraturan ketenagakerjaan.

"Banyak perusahaan subkontraktor PT EMP yang tidak mengumumkan tenaga kerjanya ke Pemkab Kepulauan Meranti. Jika ada pemutusan hubungan kerja, mereka juga tidak melapor. Permasalahan ini harus menjadi perhatian juga bagi PT EMP," ujar anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, E Miratna saat hearing bersama PT EMP, perwakilan SKK Migas dan sejumlah tokoh mayarakat Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Jumat (10/8/2018).

Baca: Posisi Wabup Rokan Hulu Dibiarkan Kosong

Baca: Jadwal PSPS vs Persis Solo Liga 2 2018 Jumat 10 Agustus, 2 Pemain Persis Solo Dipastikan Absen

Selain soal ketenaga kerjaan, dewan juga minta agar PT EMP meningkatkan program-program CSR seperti beberapa tahun sebelumnya.

Dari laporan para tokoh masyarakat Desa Bagan Melibur, EMP kurang memperhatikan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Perhatian perusahaan kurang memperhatikan masyarakat seperti tahun-tahun sebelumnya. Padahal, kan Desa Bagan Melibur merupakan ring satu," ujarnya.

Baca: Prabowo Gandeng Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Arie Untung: Saatnya Indonesia Dipimpin Anak Muda Gaul

Namun demikian, Komisi II DPRD mengapresiasi PT EMP yang hingga saat ini masih memperhatikan masyarakat sekitar meski harga minyak dunia masih rendah.

Bahkan dengan produksi yang masih sedikit, pihak PT EMP masih bertahan untuk melakukan eksplorasi di Bagan Melibur.

"Memang masih ada perhatian terhadap masyarakat sekitar, namun sudah berkurang. Kami berharap, dengan membaiknya harga minyak, EMP bisa meningkatkan CSR," ujarnya.

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved