55 Titik Panas Terpantau di Riau, Tiga Heli Dikerahkan untuk Water Bombing

guna menekan titik panas di Riau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengerahkan tiga unit helikopter untuk melakukan pemadaman

55 Titik Panas Terpantau di Riau, Tiga Heli Dikerahkan untuk Water Bombing
ist
Pemadaman dengan menggunakan water bombing oleh helikopter BPBD Provinsi Riau, Kamis (26/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau sebanyak 55 titik panas atau hotspot tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Minggu (12/8/2018).

TitiK panas itu terpantau oleh satelit Tera Aqua.

Baca: Pengumuman DCS Diharapkan Sampai ke Kantor Kecamatan dan Kelurahan

Dari jumlah titik panas itu, sebanyak 32 di antaranya merupakan titik api. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki menjelaskan, titik hot spot di Sumatera ada sebanyak 120 titik, paling banyak terdapat di Riau.

Hot spot yang terpantau di Sumatera itu antara lain, Sumut 15 titik, Sumbar 11 titik, Jambi 4 titik, Bangka Belitung 16 titik, Bengkulu 2 titik, Sumsel 10 titik dan Lampung 7 titik.

Baca: Pemkab Inhil Apresiasi Kegiatan Mahasiswa KKN UIN Suska Di Teluk Kiambang

"Titik hot spot ini terpantau satelit dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen," ujar Marzuki, Ahad siang.

Khusus titik panas yang ada di Riau tersebar di delapan daerah. Paling banyak di Rohil, dengan 33 titik, menyusul kemudian Bengkalis 8 titik, Siak 6 titik, Pelalawan 3 titik, Rohul, Dumai, Kepulauan Meranti, dan Kuansing, masing-masing satu titik.

Baca: Febiana, si Dosen Cantik yang Digilai Para Mahasiswa, Terlihat Seperti ABG, Lihat Fotonya

Pantauan satelit denga tingkat kepercayaan di atas 70 persen, atau titik api, tercatat di Riau ada sebanyak 32 titik api. Jumlah itu tersebar di Rohil 19 titik, Bengkalis 6 titik, Siak 5 titik, dan Pelalawan serta Kuansing masing-masing satu titik.

"Jarak pandang di Riau masih cenderung aman. Di masing-masing daerah jarak pandang antara 6-9 kilometer," lanjutnya.

Curah hujan yang masih rendah berpotensi pada pertumbuhan titik panas di Riau saat ini. Berdasarkan prakiraan cuaca di Riau, rata-rata setiap daerah cerah berawan, denga suhu berkisar 21 derajat celcius hingga 34,5 derajat celcius.

Baca: Nabil FC Menang 9-0 atas Flamboyan FC 9 - 0 di Liga 3 Zona Riau

Sementara itu, guna menekan titik panas di Riau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengerahkan tiga unit helikopter untuk melakukan pemadaman melalui udara, water bombing.

 "Kami mengerahkan tiga helikopter water bombing untuk pemadaman udara," ungkap Kepala BPBD Riau, Edward Sanger kepada Tribun, Minggu sore.

Baca: Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2018, Indonesia Menang Telak, Bertabur Gol Cantik

Lebih lanjut, ia menambahkan jika pemadaman juga dilakukan oleh tim darat. "Segala upaya kita lakukan," lanjutnya.

Khusus untuk water bombing dilakukan oleh dua unit jenis Kamov, dan satu unit Bell 214. Helikopter Kamov merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sedangkan helikopter jenis Bell 214, bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).(*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help