Dumai

Rati Pecatur Belia Dumai, Ingin Berlaga di Ajang PON 2020 Papua

Gadis berjilbab ini adalah satu pecatur belia berprestasi di Kota Dumai. Ia bercita cita bisa mengharumkan nama Kota Dumai

Rati Pecatur Belia Dumai, Ingin Berlaga di Ajang PON 2020 Papua
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Pecatur Wanita Dumai, Rati Wulandari. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI- Kegemaran dalam olahraga catur mengantarkan Rati Wulandari meraih prestasi membanggakan.

Gadis berjilbab ini adalah satu pecatur belia berprestasi di Kota Dumai. Ia bercita cita bisa mengharumkan nama Kota Dumai dengan meraih prestasi dalam olahraga catur.

Baca: Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Daerah yang Merugi Jangan Lagi Dipertahankan

Gadis berusia 21 tahun ini baru saja meraih medali perak pada ajang Kejuaraan Provinsi atau Kejurprov catur tingkat senior putri di Riau pada tahun 2018. Ia juga sempat meraih medali perunggu dalam Pekan Olahraga Provinasi 2017 silam di Kabupaten Kampar.

Baca: Foto: Rolling Thunder Motor Besar Club Indonesia Pekanbaru

Rati sangat mahir memainkan bidak catur.
Wanita yang kini bertugas sebagai tenaga harian mengaku bahwa latihan jadi kunci baginya meraih prestasi. Gadis manis ini
tidak lagi canggung menggeluti olahraga tersebut.

Baca: Link Live Streaming MotoGP Austria 2018 Pukul 19.00 WIB, Bisa Tonton via Streaming Trans7

Ia berharap bisa mewakili Provinsi Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua. "Ini adalah satu target dan harapan untuk tampil di PON Papua ewakil Riau, " ulas alumnus SMAN 1 Dumai kepada Tribun, Minggu (12/8/2018).

Rati mengeluti catur bukan tanpa sebab. Ia tertarik menggeluti catur karena sering melihat ayahnya bermain catur. Rati yang masih duduk di kelas empat SD kala itu penasaran dan ikut main catur.

Baca: Link Live Streaming MotoGP Austria 2018 Pukul 19.00 WIB, Bisa Tonton via Streaming Trans7

Tenaga harian di Unit Sanhara Polsek Dumai Kota ini akhirnya berlatih menggeluti catur secara serius sejak duduk di bangku kelas enam SD. Ia pun dengan serius berlatih dan mempelajari catur.

Rati pun menjajal kemampuan dengan mengikuti ajang catur di tingkat kecamatan hingga Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Ia pun jadi satu pecatur wanita andalan Percasi Dumai. "Awalnya latihan memang berat latihan, butuh waktu memahami notasi catur," papar Rati.

Baca: Cerdas Manfaatkan Momen, Domain Prabowosandi.com Dijual Rp 1 Miliar, Jokowimaruf.com Rp 2 Miliar

Menurut Rati, ia sudah banyak mengikuti sejumlah ajang dan kompetisi catur. Ia senang perjalanannya dalam olahraga catur mendapat dukungan dari keluarga dan berbagai pihak. "Adanya dukungan semua pihak membuat saya makin semangat," tutupnya. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved