Dumai

Pasca Tumpahan CPO, DLH Dumai Tunggu Hasil Uji Sampel Air

Muatan CPO tumpah saat proses bongkar dari Kapal Teratai Merah III menuju tangki timbun PT NPO pada Kamis malam kemarin.

Pasca Tumpahan CPO, DLH Dumai Tunggu Hasil Uji Sampel Air
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIKUMBANG
Ilustrasi - Puluhan ton muatan Palm Oil Stearin diduga kuat milik PT Nagamas Palm Oil (NPO) tumpah ke laut di sekitar Pelabuhan Pelindo Dumai, Jum'at (28/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Muatan Crude Palm Oil (CPO) tumpah saat proses bongkar dari Kapal Teratai Merah III menuju tangki timbun PT Nagamas Palm Oil (NPO) pada Kamis (9/8/2018) malam kemarin.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai belum memastikan adanya pencemaran akibat tumpahnya CPO Dermaga B Pelindo Dumai.

Baca: Foto: Aksi Sopir Go Car di Depan Kantor Walikota Pekanbaru

Pihak dinas mengaku sudah mengambil sampel air di lokasi kejadian. Mereka masih menanti hasil uji laboratorium terhadap sampel tersebut.

"Kami masih menanti hasil uji sampel air di lokasi kejadian," ulas Kepala DLH Dumai, Satrio Wibowo kepada Tribun, Senin (13/8/2018).

Menurutnya, ada dugaan terjadi pencemaran pasca insiden tumpahnya CPO di lokasi tersebut. Hasil uji sampel air tersebut bakal menentukan adanya pencemaran di lokasi tersebut. Pencemaran tentu berdampak pada lingkungan di sekitarnya.

Baca: Menang Lawan Kuansing 3-0 Pekanbaru Masuk Semifinal Piala Gubri 2018

Tim dari DLH Dumai sudah meminta agar melakukan pembersihan di lokasi tumpahan. Ia menilai insiden ini tidak terhindarkan dengan adanya aktifitas bongar muatan CPO. Ia pun menegaskan agar proses bongkar muatan sesuai SOP.

"Satu di antaranya memasang oil boom saat loading CPO dari kapal tangki timbun. Begitu juga dengan sebaliknya," ulasnya. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help